Home Random Merindu Tanah Jogja, Kota Sejuta Kenangan

Merindu Tanah Jogja, Kota Sejuta Kenangan

22
0

Merindu Tanah Jogja, Kota Sejuta Kenangan – Tak terasa sudah lima tahun lamanya sejak aku meninggalkan Yogyakarta. Sebuah kota yang menyimpan sejuta cerita bagi mereka yang pernah tinggal di kota ini. Iya, aku yakin hampir semua orang yang pernah tinggal di Jogja, pasti meninggalkan secuil hatinya disini. Hingga membuat mereka ingin “pulang” kembali, ke kota itu.

Beberapa hari lalu aku sempat basa-basi dengan temanku yang masih stay disana. Dan ya tentu ada wacana untuk berkunjung kesana lagi, walaupun belum ada tanggal pasti untuk realisasi. Yang jelas, sepertinya opsi untuk naik pesawat akan ku kesampingkan. Karena kalian tau lah, saat ini harga tiketnya tak lagi terasa terjangkau seperti dulu. Lagipula, sudah lama aku ingin merasakan kembali sensasi naik kereta. Apalagi beli tiket kereta api sekarang sudah lebih mudah berkat kemajuan teknologi.

Terakhir kali aku naik kereta api memang sudah bertahun-tahun lamanya. Dan selama ini aku selalu mengandalkan transportasi udara karena memang biasanya lokasi yang harus aku datangi akan terasa cukup lama jika harus menggunakan kereta api.

Aku sih berharap bahwa ini bukan hanya akan menjadi sekadar wacana saja. Karena toh nanti aku bakal meluangkan cukup banyak waktu. Sehingga waktu tempuh bukan lagi jadi sebuah masalah. Lumayan kan, bisa melepas dua rasa rindu sekaligus. Rindu rasanya menikmati pemandangan sepanjang jalannya kereta, dan juga rindu berada di tengah-tengah kota Jogja tercinta.

Tentang Jogja

Rindu ini mungkin sedikit lebay bagi kamu yang cuma pernah berkunjung dan bukan tinggal di Jogja. Karena ya memang experience nya tuh sama sekali berbeda. Ini bukan soal tempat wisata yang bagus, yang instagramable, yang bisa membuat kalian bangga saat memajang foto-fotonya pada akun social media. Tapi ini lebih kepada bagaimana kita meleburkan diri dan menjadi bagian dari kota itu.

Kita tak bisa menikmati kota ini dengan cara yang biasa. Dan mungkin hanya mereka yang pernah tinggal di Jogja yang paham. Tentang suasana sudut kota yang selalu terasa romantis, hingga merasa kota ini adalah rumah untuk pulang.

Entah berapa banyak cerita senang dan sedih yang ditumpahkan disini. Disini, kami merasakan nikmatnya perjuangan. Di kota ini pula, kami belajar mendewasakan diri. Menemukan teman, sahabat, dan mungkin .. Tambatan hati. Aduh, jadi makin baper kan :))

Yah begitulah, namanya juga sedang merindu. Kalaupun nanti sudah ku tentukan tanggal untuk berangkat, mungkin kunjunganku akan berbeda dengan wisatawan pada umumnya. Bukan untuk wisata kuliner, dan bukan pula mengunjungi tempat-tempat populer seperti misalnya Candi Prambanan ataupun Candi Borobudur yang lokasinya cukup dekat dengan Jogja.

Aku berencana memilih untuk menikmati Jogja, seperti saat pertama kali aku ingin mengenal tempat itu. Berkeliling kota, memperhatikan sudut-sudutnya, dan mungkin ingin merasakan kembali berjalan selow di Malioboro tanpa terikat jadwal untuk mengunjungi tempat wisata lainnya. Spontan aja, mengikuti kemana kaki melangkah. Karena ya sekali lagi, niatku bukanlah untuk mengisi feed instagram, melainkan untuk melepas kerinduan.

Tapi mungkin beberapa tempat wisata yang berada di kawasan Gunung Kidul juga bakal ku pertimbangkan. Karena memang sebelumnya aku belum pernah sekalipun menjejakkan kaki disana. Itupun kalau misalnya temanku punya waktu luang untuk mengantarku ke sana ya.

Karena aku sama sekali tak berencana untuk menyewa kendaraan apapun setibanya di Jogja. Sementara kawasan Gunung Kidul berada jauh dari jangkauan angkutan umum yang ada di Jogja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here