ASUS TUF Gaming A15 FX506: Laptop Gaming Murah Buat Main & Kerja Dari Rumah!

ASUS TUF Gaming A15 FX506: Laptop Gaming Murah Buat Main & Kerja Dari Rumah! – Di masa “New Normal” seperti sekarang ini, salah satu cara paling efektif untuk menghibur diri adalah dengan main game. Ya, mau gimana lagi? Kalau mau kumpul-kumpul atau pergi ke tempat wisata kan belum bisa. Kalaupun bisa, jelas sangat beresiko dong. Masih pandemi gini masa mau keluyuran?

Memang sih, kita bisa melakukan berbagai aktifitas positif lainnya. Entah itu dengan berkebun, olahraga, bikin konten tulisan dan video, ataupun main bareng kucing. Ya tapi kan, kita juga kadang butuh yang namanya interaksi. Ngobrol apa kek gitu biar nggak stress berdiam dirumah. Apalagi buat kita-kita yang masih single ini.

Maka dari itu, nge-game bisa jadi pilihan alternatif yang efektif buat menghibur diri ketika kita sedang #DirumahAja. Karena selain dapat membuat kita merasa tertantang, kita juga bisa terhibur dengan berbagai achievement yang kita dapat di dalam game. Ada kepuasan tersendiri gitu. Apalagi kan di beberapa game populer, kita bisa tuh pakai fitur voice chat. Jadi bisa sambil ngobrol juga deh waktu lagi mabar (main bareng).

Nah masalahnya, aku yakin sebagian besar dari kita belum mempersiapkan perangkat gaming yang proper. Kalaupun punya laptop, aku yakin laptopnya itu ya cuma sanggup untuk sekadar urusan kerjaan aja. Buat gaming mah beda bos, harus ngebut laptopnya!

Memang sih, bisa aja kita maksain pakai laptop biasa buat main game. Tapi ya experience nya bakal beda lah. Ibarat kita lagi balapan, tapi cuma pakai mobil sejuta umat. Padahal harusnya pakai mobil sport atau mobil balap sekalian. Dan nanti kalau misal waktu nge-game terus frame rate di game nya ngedrop alias videonya jadi tersendat-sendat gara-gara nggak kuat, yang ada malah jadi nggak nyaman dan emosi kitanya. Padahal kan tujuan main game tuh buat cari hiburan, cari kesenangan. Belum lagi kalau misal ternyata sampai kalah gara-gara laptopnya nggak kuat. Bisa hancur itu laptop gara-gara kena hantam. Maka dari itu, mending beli laptop gaming sekalian.

Nah kebetulan nih! Di posting kali ini aku bakal bikin ulasan singkat mengenai salah satu laptop gaming terbaru yang dirilis oleh ASUS Indonesia pada pertengahan Juni 2020 lalu. Yaitu ASUS TUF Gaming A15 (FX506). Yang membuatnya sangat menarik perhatian adalah banderol harganya yang sangat terjangkau untuk standar laptop gaming. Tapi walau murah, performanya nggak bisa dipandang sebelah mata lho! Udah, daripada lama-lama, mending kita mulai bahas dari sisi performanya dulu yuk!

Performa

Kalau mau dapetin pengalaman yang enak saat nge-game, maka laptop yang dipakai harus punya performa tinggi. Karena saat game dijalankan, dapur pacu dari sang laptop pasti bakal harus bekerja keras untuk mengolah frame by frame dari animasi game. Itu beneran nggak sembarangan loh. Nah, ASUS TUF Gaming A15 (FX506) sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi skenario penggunaan seperti yang kusebut tadi.

Under the hood, laptop ini mengandalkan prosesor AMD Ryzen 4000 H-Series yang fenomenal itu. Catet, ini yang seri “H” ya! Yang artinya adalah prosesor versi high performance. Dan kenapa bisa fenomenal? Karena prosesor ini tuh menggunakan teknologi terkini proses fabrikasi 7nm FinFET. Keuntungannya adalah, performa dari laptop ini bisa lebih kencang, sekaligus lebih efisien dalam penggunaan daya. Beneran loh, efisiensinya itu nggak main-main.

Karena walaupun ia adalah prosesor seri high performance, namun TDP dari AMD Ryzen 4000 H-Series ini adalah cuma 45W aja. Atau nyaris dua kali lebih sedikit dalam hal konsumsi daya dibandingkan dengan prosesor lain di kelas yang sama. Wih, ini jelas terobosan banget!

Kalau yang sedang aku bahas disini adalah varian laptop ASUS TUF Gaming A15 (FX506) dengan prosesor AMD Ryzen 7 4800H yang punya konfigurasi 8 core 16 thread dengan base clock 2.9GHz dan maksimal boost clock adalah 4.2GHz. Konfigurasi prosesor ngebut serta jumlah core dan thread yang banyak nggak cuma unggul dalam memproses data. Tapi juga memungkinkan untuk memberikan pengalaman multitasking yang lebih baik. Memungkinkan kamu untuk bermain sekaligus streaming dengan lebih lancar.

Hasil uji performa prosesor di Geekbench
Hasil uji performa prosesor di Cinebench

Prosesor fenomenal yang digunakan pada laptop ini menggunakan arsitektur Zen 2, lalu dipadukan dengan GPU NVIDIA GeForce RTX2060 yang punya memory VRAM 6GB GDDR5. Diatas kertas, kartu grafis tersebut bakal mampu menghasilkan frame rate yang tinggi ketika menjalankan berbagai game populer. Buat ngasih bukti seberapa cepat hasil perpaduan performa antara prosesor dan GPU tersebut, nih langsung cek aja beberapa hasil benchmark nya ya.

Hasil uji performa ASUS TUF Gaming A15 menggunakan 3DMark Time Spy
Hasil uji performa ASUS TUF Gaming A15 menggunakan 3DMark Fire Strike
Hasil uji performa ASUS TUF Gaming A15 menggunakan PCMARK

Tuh lihat sendiri, #BeneranCepat kan? Lanjut lagi ya. Memory alias RAM yang digunakan pada laptop ini juga nggak kalah ngebutnya. Yaitu RAM DDR4 3200MHz berkapasitas 8GB yang bisa di ekspansi hingga 32GB dengan dukungan dual-channel. Kecepatan RAM tersebut berada jauh diatas rata-rata RAM untuk laptop sekelasnya. Sehingga, kemampuan multitaskingnya pun makin cemerlang.

Dari sisi penyimpanan alias storage, ia menggunakan SSD berjenis M.2 NVMe PCIe Gen3 demi mendukung prosesor dan kartu grafis yang kencang itu. Peran dari storage ini tak kalah pentingnya loh. Jadi sederhananya, komponen prosesor, RAM, dan juga storage bakal bekerja sebagai tim untuk dapat membuka dan menjalankan sebuah aplikasi. Nah ketika kita membuka sebuah aplikasi, kecepatan baca dari storage akan sangat mempengaruhi kecepatan loading. Maka dari itu, ketiga komponen penting ini bisa dibilang merupakan kunci dari performa sebuah laptop. Dan dalam ASUS TUF Gaming A15 (FX506), ketiganya benar-benar punya kelas yang sangat mumpuni. Nih, coba tengok benchmark hasil uji kecepatan storage nya:

Kalau kamu merasa kapasitasnya kurang, kita bisa kok melakukan upgrade dengan sangat mudah. Tersedia slot M.2 NVME untuk menanamkan SSD tambahan hingga berkapasitas 1TB. Bahkan ada slot tambahan juga untuk menambahkan HDD.

Dapur pacu udah kencang, berarti udah siap dipakai kebut-kebutan dong? Eits, tunggu dulu! Ada satu komponen lagi nih yang nggak kalah penting buat ngasih experience yang lebih waw. Yak, itu adalah layar! Kalau dalam dunia otomotif, prosesor, kartu grafis, RAM dan storage tadi itu ibarat mesinnya mobil. Nah bagian layar itu ibarat jalan raya. Sekarang bayangin, gimana rasanya kalau punya mobil kuenceng tapi dipake di jalanan biasa yang lalu lintasnya padat dan macet? Pasti berasa mubazir dong?! Ya kan percuma mobilnya kencang tapi nggak bisa dipakai ngebut.

Nah, agar kita bisa merasakan sensasi dahsyatnya mesin mobil tadi, tentu bakal lebih asik kalau dipakai di lintasan balap yang bebas hambatan. Menariknya, ASUS TUF Gaming A15 (FX506) yang aku bahas disini ternyata sudah pakai layar dengan refresh rate tinggi, yaitu 144Hz. Refresh rate yang punya kecepatan lebih dari dua kali lipat dibanding panel layar biasa (60Hz) tersebut bakal memungkinkan untuk menampilkan animasi dengan lebih mulus. Hal ini nggak lain adalah untuk mengimbangi dapur pacunya yang bakal sanggup memberikan frame rate tinggi dalam menjalankan berbagai game.

By the way, kalau kamu bingung bedanya refresh rate dan frame rate itu seperti apa, monggo di cek video dibawah ini. Kebetulan sudah pernah aku bahas di channel YouTube milikku:

Gimana, udah kebayang gimana asiknya ASUS TUF Gaming A15 (FX506) yang punya dapur pacu powerful plus layar yang siap diajak ngebut? Sebagai pelengkap, teknologi AMD FreeSync yang tertanam bakal siap untuk mengeliminasi gejala screen tearing dan stuttering saat bermain game dengan menyelaraskan perbedaan frame rate yang terus berubah dengan refresh rate layar. Demi memberikan tampilan visual yang lebih bersih.

Dengan dukungan performa seperti itu, kita jadi bisa menikmati dan lebih menghayati permainan untuk mengejar kemenangan. Mau main apa? DOTA? Fortnite? PUBG? Shadow of the tomb raider? Pokoknya, game-game yang populer mah siap dilibas sama laptop ini! Berikut adalah statistik frame rate saat digunakan untuk menjalankan berbagai judul game:

Kenyamanan

Kalau soal performa kan udah ketauan nih kencengnya gimana. Tapi soal kenyamanan gimana? Ini nih yang jadi pertanyaan banyak netizen. Karena cukup banyak yang mempertanyakan soal body dari laptop ini yang sebagian ventilasinya malah dibikin tertutup. Atau ada juga tuh yang bilang kalau ventilasinya kekecilan. Jadi aku coba kasih pengertian dulu nih ya.

Jadi supaya bisa bekerja dengan baik, sistem pembuangan panas harus punya airflow alias aliran udara yang lancar, serta alirannya pun harus cepat. Ini dicatet ya, harus LANCAR dan harus CEPAT! Supaya apa? Supaya udara panas yang dihasilkan oleh CPU dan GPU jadi bisa lebih cepat dikeluarkan. Nah untuk bisa memberikan airflow yang lancar dan cepat, tekanan udara juga harus berada di level yang benar. Maka dari itu, ventilasi udara dari ASUS TUF Gaming A15 (FX506) ini dibikin sedemikian rupa (nggak asal terbuka lebar gitu aja) untuk bisa menjaga tekanan udara tadi. Yang mana tujuannya agar airflow bisa lebih lancar sekaligus cepat.

Masih belum paham soal apa hubungannya tekanan udara dengan kecepatan airflow tadi? Oke, kita pakai contoh selang air aja deh. Coba kamu nyalakan keran air yang dikasih selang, dan nyalakan cuma setengah aja. Air yang keluar tadi gimana? Emang lancar sih, tapi kecepatan atau kekuatan semprotnya pasti letoy kan? Terus, coba kamu tutup sebagian ujung selangnya pakai jari. Apa yang terjadi? Airnya pasti ngalirnya lebih kencang, dan nyemprotnya jadi lebih jauh. Iya kan? Itu karena tekanannya berada di level yang benar. Gitu lah kira-kira analoginya.

Jadi desain ventilasi tadi pastinya udah dipertimbangkan dan di uji coba. Tujuannya adalah agar tekanan udara berada di level yang tepat. Sehingga udara yang di blow oleh kipas dapat mengalir keluar dengan lebih cepat. Karena kalau cuma sekadar lancar tapi alirannya nggak cepat, udara panasnya jadi nggak bisa cepat dikeluarkan. Dan kalau itu terjadi, temperatur laptop jadi lebih cepat meninggi. Itu poin utamanya. Semoga sampai sini kita semua bisa paham ya. Sekarang, coba kita intip yuk sistem pembuangan panasnya.

Bongkar.. Bongkar.. Bongkar!!

Di varian dengan GPU NVIDIA GeForce RTX2060 ini, terlihat ada total 4 buah heatpipe. Sebagian membentang dan tehubung pada dua buah heatsink bagian belakang laptop, lalu ada juga satu heatpipe yang terhubung ke heatsink di sisi kanan. Sehingga, panas dari dalam laptop akan dibuang ke tiga arah tersebut.

Oh iya, kabarnya laptop gaming ini juga sudah menggunakan teknologi anti-dust tunnel yang terletak di bagian ujung kipas. Tunnel khusus ini kabarnya akan mampu menangkap debu dan partikel lain yang berpotensi menghambat aliran udara, dan akan langsung membuangnya ke luar chasis. Dengan kata lain, teknologi tersebut juga bisa disebut sebagai self-cleaning cooling system. Dan ini berguna banget untuk penggunaan jangka panjang.

Karena kalau debu sampai menumpuk dan menghambat cooling system, maka aliran udara panas yang seharusnya bisa cepat dibuang pun menjadi tidak dikeluarkan dengan lancar. Dan kalau sudah begitu, biasanya bakal terasa penurunan performa. Jadi dengan adanya sistem tersebut, performa laptop akan bisa dipertahankan lebih lama.

Dalam prakteknya, saat digunakan bermain game, beberapa bagian dari laptop ini akan naik temperaturnya. Ya sama seperti laptop gaming pada umumnya. Tapi tetep masih dalam batas aman kok. Dan performanya pun terasa stabil. Yang mengindikasikan bahwa termperatur tersebut masih dalam batas aman.

Desain sistem pembuangan panas yang terfokus di bagian belakang, membuat temperatur di bagian palmrest, masih terasa oke karena tidak terlalu panas. Buat yang belum tau, palmrest itu adalah area kosong dekat keyboard, tempat kita meletakkan telapak tangan saat jari-jari standby di tombol.

Beralih ke bagian keyboard. Walaupun biasanya kalau para gamers itu bakal pakai keyboard eksternal, bukan berarti keyboard bawaan harus kita lupakan dong?! Keyboard dari ASUS TUF Gaming A15 (FX506) ini menggunakan teknologi overstroke serta mengadopsi layout full-sized desktop design sebagai template. Yang bakal memberikan keleluasaan dalam melakukan input. Lengkap dengan numeric pad juga tuh di sebelah kanan. Pemain AyoDance pasti suka layout keyboard macem ini. Wkwk.

Untuk memperkuat kesan bahwa ini adalah laptop gaming, lampu LED backlit keyboard nya juga bisa berubah-ubah warna. Ya kalau ini sih buat keren-kerenan aja. Terus, tombol “W” “A” “S” “D” nya juga didesain punya tampilan yang beda dengan tombol lainnya. Jadi keliatan bening gitu. Nah kalau yang ini bukan buat gegayaan ya, tapi supaya kita bisa dengan mudah melihat dan meletakkan jari di atas tombol-tombol tersebut saat bermain game. Karena biasanya, tombol itulah yang biasanya jadi pengontrol gerakan berjalan pada game bergenre FPS (First Person Shooter).

Plus, desain tombol spasi nya pun dibuat agak sedikit lebih lebar supaya lebih mudah dijangkau sama jempol. Kelima tombol tadi emang penting banget peranannya dalam dunia game. Maka desain yang sebenernya cuma beda tipis itu bakal berasa manfaatnya. Nggak percaya? Coba aja kamu main game genre FPS pake laptop biasa yang keyboardnya juga standar. Aku yakin banget pasti kalian bakal lebih sering salah pencet. Wkwk.

TUF = Tough = Tangguh!

Hayo, siapa yang dari tadi salah ngebaca namanya? Wkwk. Nama “The Ultimate Force” yang disingkat “TUF” pada laptop ini tuh dibacanya “TOF” (tough), yang artinya adalah tangguh! Bukan cuma tangguh dari sisi performa ya. Tapi literally, tangguh dari segi fisiknya juga.

Contohnya dari bagian keyboard dulu deh. ASUS mengklaim bahwa setiap tombol dari laptop ini bakal sanggup untuk ditekan hingga sebanyak 20 juta kali. Walaupun ya kalau saranku sih, sebaiknya dijauhkan dari para pemain AyoDance. Karena.. Ya, gamer warnet pasti paham lah. Wkwkwk..

Lalu di bagian fisik secara keseluruhan, ketangguhannya juga udah diuji dengan standar militer lho. Mulai dari tes jatuh, tes getaran, tes di area dengan suhu panas dan dingin, serta pengujian di area dengan kelembaban ekstrim. Semua pengujian tadi membuatnya berhasil mengantongi sertifikasi halal MIL-STD810H. Ya tapi bukan berarti kamu bisa bebas ngebanting-banting laptop ini ya. Nggak gitu, hey!! Ini tuh maksudnya cuma menunjukkan bahwa ia akan bisa lebih tahan dari kemungkinan-kemungkinan buruk.

Dan kalaupun misalnya beneran terjatuh dan sampai ada yang rusak, ada jaminan ekstra yang diberi nama ASUS Perfect Waranty yang bakalan siap menyelamatkan saldo rekeningmu. Jadi tuh, program ini merupakan sebuah jaminan tambahan untuk mengcover 80% dari total biaya spare part dan biaya service, jika ternyata laptop ini mengalami kerusakan akibat kesalahan atau kelalaian kita sebagai pengguna. Artinya, kita cuma perlu membayar sebanyak 20% dari total biaya tersebut.

Jaminan ini berlaku selama satu tahun sejak kamu melakukan pembelian laptopnya, dan bisa diklaim sebanyak satu kali. Kalau menurut info yang aku baca, program ini bakal menjamin segala jenis kerusakan termasuk juga untuk layar pecah, kemasukan air, dan lain sebagainya. Menariknya, jaminan ini nggak pakai syarat yang aneh-aneh kok. Nggak perlu membuktikan bahwa kerusakannya terjadi adalah akibat kejadian yang nggak disengaja.

Lagian kan bakal sulit juga buat ngebuktiin apakah laptopnya rusak karena disengaja atau nggak? Jadi entah laptopmu disenggol sama kucing sampai jatuh dari meja, kerendem air karena kebanjiran, ataupun sengaja dicemplungin sama mantan yang nggak terima diputusin, jaminannya bakal tetap berlaku.

Dipakai Kerja Juga Bisa Kok!

Walaupun judulnya adalah laptop gaming, dan emang didesain untuk urusan gaming, bukan berarti ASUS TUF Gaming A15 (FX506) nggak bisa dipakai buat urusan lain ya! Nggak seperti laptop gaming lain yang born to be boros baterai, laptop ini tuh sedikit beda karena dia sudah bertaubat sehingga mampu mengendalikan tabiat alaminya sebagai laptop gaming yang rakus makan baterai. Setidaknya, dalam keadaan tertentu.

Dalam skenario penggunaan ringan, baterai 48Wh yang tertanam didalamnya mampu bertahan hingga 5 jam lamanya. Tuh, lihat aja hasil benchmarknya di bawah. Bahkan dalam penggunaan yang lebih ringan seperti misalnya untuk play video 1080p, ia mampu bertahan hingga lebih dari 7 setengah jam. Dengan settingan brightness 50% dan volume 25%. Intinya kalau dipakai buat outdoor tanpa colok charger, masih oke lah. Kalaupun perlu ngecas, waktu pengisian daya baterainya sampai penuh akan butuh waktu kurang lebih 2 jam lamanya.

Skenario tersebut menjadi mungkin karena kita bisa mengatur performa dari ASUS TUF Gaming A15 (FX506) di aplikasi khusus yang diberi nama Armory Crate. Dari sini kita bisa mengatur berbagai hal. Selain dapat memilih mode performa yang disesuaikan dengan kebutuhan, kita juga bisa melakukan pengaturan perputaran kipas kalau misalnya kamu ingin supaya kipasnya nggak bising. Mau atur preferensi tampilan lampu led backlit di keyboard juga bisa dilakukan di sini.

Untuk urusan multimedia, laptop gaming dengan bobot 2.4kg ini memiliki panel layar IPS dengan resolusi 1920 x 1080 pixel. Lalu ada juga dukungan audio berteknologi DTS:X Ultra, yang bisa memberikan efek virtual surround sound 7.1 channel.

Aktifitas #DirumahAja tentunya nggak melulu diisi dengan menghibur diri dong? Ada kalanya kita juga harus inget sama kerjaan. Untungnya, walaupun layarnya itu punya bezel alias tepian layar yang tipis di bagian atas, ASUS tetap bisa mempertahankan modul kamera HD 720p di bagian atas. Jadi tetep bisa Work From Home sambil meeting via aplikasi video conference.

Kehadiran berbagai port input dan output nya yang terbilang lengkap, bakal semakin memudahkan kita untuk bekerja dengan menghubungkannya dengan berbagai perangkat lain. Di sebelah kiri laptop ada dua buah USB 3.2 Type-A, satu buah port HDMI untuk menghubungkannya dengan proyektor atau monitor eksternal (termasuk juga TV), dan ada satu buah port USB 3.2 Type-C yang mendukung teknologi DisplayPort 1.4 untuk menghubungkan dengan monitor dengan fitur G-Sync.

Eh, ada juga tuh port 3.5mm Audio Combo Jack, dan juga port Ethernet buat kamu yang ingin supaya latensi serendah mungkin saat bermain game. Sementara di sebelah kanan, ada satu lagi port USB 2.0 Type-A.

Mau melakukan hal yang produktif lain sambil #DirumahAja? Misalnya mau bikin konten video? Bisa banget! Perpaduan antara prosesor AMD Ryzen 4000H Series yang #BeneranCepat serta GPU NVIDIA GeForce RTX2060 di laptop ini sangat memungkinkan untuk aktifitas tersebut. Bahkan untuk varian termurah yang pakai GPU NVIDIA GeForce GTX1650Ti juga bisa banget loh!

Karena kedua GPU yang menggunakan arsitektur Turing tersebut sudah dilengkapi dengan CUDA core yang sangat optimal untuk video encoding dan juga rendering. Proses editnya lancar, rendering pun cepat. Dan buat yang belum tau, ASUS TUF Gaming A15 (FX506) ini merupakan jajaran laptop pertama di dunia yang menggunakan GPU NVIDIA GeForce GTX1650Ti. GPU entry level tersebut punya performa yang lebih kencang dibandingkan dengan GTX1050 dan juga GTX1650.

Makin Asik Kalau Pakai Aksesori Pendukung

Sebagai tambahan aja nih. Kalau main game itu lebih enak kalau kita pakai headset, supaya nggak ganggu penghuni rumah yang lain, sekaligus bisa lebih menghayati. Nah maka dari itu, mungkin kamu bisa coba buat pakai ROG Delta headset. Bukan cuma karena tampilannya yang terkesan gaming banget (ada lampu RGB nya!), tapi dia juga punya kualitas audio yang ciamik.

ROG Delta Headset merupakan headset gaming pertama di dunia yang menggunakan teknologi Hi-Fi grade ESS 9218 Quad-DAC. Yang diatas kertas bakal mampu memberikan keluaran suara yang jernih. Menurut info yang aku baca, teknologi tersebut bakal mampu menghasilkan output perbedaan suara yang jelas di frekuensi rendah, sedang, tinggi, hingga sangat tinggi. Range frekuensi suara yang bisa dihasilkan adalah di kisaran 20Hz sampai 40.000Hz.

Ia juga hadir dengan teknologi Hyper-Grounding technology. Sebuah konfigurasi multi-layer PCB, serta desain layout istimewa yang mampu mencegah gangguan elektromagnetik dari luar. Demi mencegah terjadinya gangguan terhadap keluaran suara yang dihasilkan. Dengan demikian, output suara pun jadi lebih jernih.

Ditambah lagi dengan adanya Signal to Noise Ratio (SNR) yang berguna untuk para pemain game bergenre FPS. Teknologi ini bakal memberikan efek suara yang jelas untuk dapat memperkirakan darimana arah datangnya tembakan musuh, ataupun darimana arah dan jarak musuh berdasarkan suara langkah kakinya. Mau komunikasi dengan tim di game juga siap kok, karena ia punya microphone yang bisa diatur sudutnya.

Yang unik, konektor dari gaming headset ini bukan menggunakan 3.5mm audio jack, tetapi menggunakan USB Type-C. Memungkinkannya untuk dihubungkan dengan berbagai perangkat selain laptop, yang punya port USB Type-C. Mau dicolok ke USB Type-A juga bisa, tinggal pasang aja port adapternya. Wah, headset aja bisa canggih gitu ya?!

Akhir Kata …

Jadi, buat kamu yang pengen menghibur diri dengan main game, aku rasa ASUS TUF Gaming A15 (FX506) ini cocok buat dijadikan pilihan. Karena selain powerful, banderol harga yang dipatok pun sangat terjangkau untuk kelas laptop gaming. Cocok buat kamu yang baru ingin mencoba memiliki sebuah perangkat gaming. Agar aktifitas bekerja dan bermain dari rumah bisa terasa lebih menyenangkan. Apalagi, ia berpotensi untuk siap digunakan dalam jangka panjang. Berbekal daya tahan fisiknya yang lulus uji standar militer, hingga kemudahan dalam melakukan upgrade.

Laptop ini sudah tersedia dalam dua varian warna yaitu Bonfire Black dan juga Fortress Gray di berbagai toko fisik dan toko online. Dan berikut adalah link pembelian di beberapa toko online serta spesifikasi lengkapnya (yang dicetak tebal adalah spesifikasi untuk versi yang dibahas di tulisan ini):

Main Spec. TUF Gaming A15 FX506
CPU AMD Ryzen™ 7 4800H Mobile Processor (8C/16T, 12MB Cache, 4.2 GHz Max Boost) 

AMD Ryzen™ 5 4600H Mobile Processor (6C/12T, 11MB Cache, 4.0 GHz Max Boost)

Operating System Windows 10
Memory 8GB DDR4 3200MHz RAM
Storage 512GB M.2 NVMe PCIe SSD

1TB HDD + 256GB M.2 NVMe PCIe SSD

Display 15,6” (16:9) IPS-level FHD (1920×1080), 144Hz 3ms, Adaptive Sync
Graphics NVIDIA® GeForce® RTX 2060 6GB GDDR6 VRAM

NVIDIA® GeForce® GTX 1660Ti 6GB GDDR6 VRAM

NVIDIA® GeForce® GTX 1650Ti 4GB GDDR6 VRAM

Input/Output 2 x USB 3.2 Type-A (Gen1), 1 x USB 3.2 Type-C (Gen2) with display support DP1.4, 1 x USB 2.0 Type-A, 1 x Combo Audio Jack, 1 x HDMI, 1 x Ethernet port
Camera HD 720p CMOS module camera
Connectivity Wi-Fi 5(802.11ac) 2×2 + Bluetooth 5.0
Audio DTS:X® Ultra 
Battery 48 Wh lithium-polymer battery Battery
Dimension  359.8 x 256 x 22.8 ~24.7 mm (WxDxH)
Weight 2,3Kg
Colors Fortress Gray/Bonfire Black
Price Rp14.299.000 (R5 4600H, GTX 1650Ti, 8GB RAM, 512GB SSD)

Rp15.799.000 (R7 4800H, GTX 1650Ti, 8GB RAM, 512GB SSD)

Rp17.299.000 (R7 4800H, GTX 1660Ti, 8GB RAM, 1TB HDD + 256GB SSD)

Rp20.299.000 (R7 4800H, RTX 2060, 8GB RAM, 512GB SSD)

Mas Bocah
Blogger lugu yang kadang punya rasa penasaran tinggi | Founder techijau.com & hayuklah.com | Main IG di @masbocah kadang main twitter juga di @PanduDryad