Kamu Belum Tau Babi Ngepet? Sini Aku Jelasin!

Apa itu babi ngepet

Kamu Belum Tau Babi Ngepet? Sini Aku Jelasin! – Jadi kita semua tau kan, kalau di akhir bulan April 2021 ini lagi heboh soal babi ngepet di depok yang tertangkap? Nah, terlepas dari apakah yang ditangkap itu benar-benar babi ngepet atau cuma babi biasa, di sini aku bakal menjelaskan soal apa itu babi ngepet, berdasarkan apa yang aku ketahui.

Apa itu babi ngepet
By Valentin Panzirsch – Own work, CC BY-SA 3.0 at, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=41174423

Menurut kepercayaan masyarakat, babi ngepet adalah seekor hewan jadi-jadian yang sebenarnya adalah manusia. Namun karena suatu ilmu ghoib yang dimilikinya, ia kemudian mampu berubah atau menjelma menjadi babi. Konon katanya, tujuan orang yang menjadi babi ngepet ini adalah untuk pesugihan alias untuk memperkaya diri. Katanya sih dengan begitu, si babi ngepet ini bisa leluasa mencuri uang dari rumah orang-orang gitu deh.

Aku nggak paham betul bagaimana cara kerjanya, kok bisa jadi leluasa begitu, ataupun bagaimana dia bisa berubah menjadi babi. Dan aku sendiri juga tidak paham apakah babi ngepet itu benar-benar ada, atau cuma urban legend saja.

Tapi kalau bicara soal hal yang ghoib, itu memang diluar nalar sih ..

Aku jadi pengen cerita sedikit tentang hal ghoib dari pengalamanku sendiri. Bukan hal yang serem banget sih, tapi lumayan mistis lah. Dan yang pasti, nggak ada hubungannya dengan babi ngepet. Jadi tuh ada beberapa kejadian, yang kesemuanya nggak saling berkaitan.

Kejadian pertama

Dulu aku pernah tinggal di sebuah rumah milik saudara yang sebelumnya memang kosong cukup lama, dan rencananya mau dijual. Rumah yang ada di Bali tersebut cukup besar, dengan 5 kamar, berlantai 2, lengkap dengan dapur, gudang, ruang tamu, dan ruang keluarga serta garasi untuk 2 buah mobil. Dan aku tidur di salah satu kamar di atas.

Awalnya sih biasa aja ya. Nggak ada kejadian aneh-aneh. Lalu setelah satu bulan tinggal di sana, mulai muncul gangguan ketika aku tidur dan berlangsung selama beberapa hari berturut-turut. Mulai dari terasa seperti diangkat, hingga seperti ditindih sampai sesak sekali rasanya. Bahkan pernah juga aku merasakan bahwa mulutku seperti didekap dengan tangan sampai tak bisa bernafas.

Iya-iya, aku tau kejadian ini ada penjelasannya secara medis. Tapi, setelah aku coba pindah ke kamar sebelah (masih di atas), kok kejadian itu tak pernah terjadi lagi? Seminggu kemudian saat aku coba balik ke kamar awal, eh malamnya langsung sesak lagi. Dan kejadiannya juga berturut-turut lagi.

Sejak itu aku mulai percaya hal yang ghoib dan mulai rajin sholat. Karena sebelumnya emang jarang sholat sih, hehehe :))

Setelah itu, gangguan perlahan mulai berkurang dan alhamdulillah bisa hilang sama sekali.

Kejadian Kedua

Setahun setelah tinggal di rumah itu, aku sempat pindah ke Jogja. Seminggu pertama, aku tinggal bersama temanku untuk mencari kosan. Hingga kemudian aku pindah ke kamar yang berada di lantai atas, yang ternyata sudah cukup lama kosong. Pak Jon, sang penjaga kosan, sempat kami salahkan. Kenapa nggak ngasih tau dari awal? Kalau ngasih tau kan kita jadi nggak perlu repot-repot keliling lagi buat nyari kosan.

Eh Pak Jon malah nyalahin balik. “Lha ya situ kenapa nggak nanya dari awal?”. Hmm bener juga sih.

Lokasinya menurutku sangat bagus. Cukup jauh dari jalan besar, dan di sekelilingnya masih sangat hijau. Sepanjang jalan tanpa aspal menuju ke kosan ini pun kita akan melewati area dengan pepohonan lebat di kanan dan kirinya (kita nyebutnya hutan kecil).

Di hari pertama aku tidur di kamar atas itu, aku langsung disambut dengan mimpi horor selama dua malam berturut-turut. Pokoknya aku seperti jalan di dekat kuburan, lalu berbagai macam makhluk ghoib seakan mengejar-ngejar. Mulai dari setan bungkus, setan gondrong baju putih, setan hitam besar, dan buanyak lagi yang lainnya.

Waktu kuceritakan pada temanku yang ternyata juga pernah tinggal di kamar tersebut, ia mengaku bahwa ia juga pernah memimpikan hal serupa pada hari-hari pertamanya. “Mungkin kita disambut itu”, katanya. Dan ia melanjutkan bahwa memang di bawah, di balik tembok yang ditunjuknya itu beneran ada kuburan. Wah iya, aku baru sadar.

Beberapa hari kemudian, aku diajak jalan santai ke bendungan yang memang bisa dijangkau dengan hanya berjalan kaki saja. Dan untuk menuju ke sana, kita akan melewati kuburan yang dimaksud. Saat aku melewati dan melihat kuburan itu, ternyata mirip seperti dalam mimpiku.

Kebetulan aku adalah orang yang aktif di jam malam demi menyesuaikan paket internet yang saat itu banyak kuota malamnya. Mengerjakan berbagai hal dengan laptopku, sampai pagi menjelang. Bukan untuk hal-hal yang negatif ya, tapi demi mencari recehan dollar. Jadi bisa dibilang jam tidurku terbalik. Suatu ketika saat aku sedang tidak begadang, aku mendapati kejadian aneh. Sesaat sebelum adzan subuh berkumandang, seperti ada orang yang membangunkan dengan menggoyang-goyangkan kakiku.

Dan kejadian itu ternyata bukan hanya sekali dua kali. Tapi setiap kali aku tidak begadang dan tidur malam, aku hampir selalu dibangunkan seperti itu, tepat sesaat sebelum adzan subuh. Jadi setelah aku bangun, barulah adzan mulai berkumandang. Wah, berarti Jin yang ada di kamar ini ternyata baik ya.

Kalau ada yang bilang itu hanya kebetulan, kenapa setelah pindah ke kamar yang ada di bawah, aku tak pernah mengalaminya lagi? Tak pernah ada yang seperti membangunkan lagi?

Kejadian Ketiga

Sekembalinya dari Jogja, aku diminta kembali untuk menghuni rumah saudaraku di Bali yang ternyata masih belum laku. Kali ini, aku ditemani oleh saudara sepupu yang bekerja di Bali. Dan iya, aku kembali lagi ke kamar atas yang membuatku sering mendapat gangguan. Karena kamar sebelahnya sudah ditempati oleh saudaraku tadi.

Kali ini, aku hanya mendapat gangguan sebanyak sekali saja, selama dua tahun tinggal di sana. Tapi bukan itu yang ingin kuceritakan.

Jadi saudaraku ini kan kerja rodi ya, berangkat pas subuh, pulang jam sepuluh malam. Suatu hari, aku sempat ketiduran sampai sekitar jam 7 pagi. Tak ada kejadian aneh, dan akupun turun untuk menyiapkan sarapan. Aku beranjak ke pintu depan untuk menguncinya. Dengan asumsi, kalau saudaraku itu sudah berangkat, pasti pintunya tidak terkunci.

Waktu aku akan menguncinya, ternyata kunci slot yang ada di pintu itu, masih dalam keadaan terkunci. Aku kemudian mengecek saudaraku di kamarnya, karena mengira mungkin dia sedang tidak masuk kerja. Tapi ternyata, dia pun tak ada. Motornya juga tidak ada. Wah, berarti udah berangkat dong? Tapi kok kunci slot di pintu depan masih terkunci??? Sedangkan di rumah itu, cuma ada kami berdua.

Kejadian seperti itu pernah terjadi setidaknya dua kali, selama aku tinggal di sana.

Kejadian Keempat

Masih di rumah yang sama, suatu ketika, om ku yang merupakan adik dari sang pemilik rumah, mampir dan menginap. Aku mempersiapkan kamar di bawah untuk dia beristirahat. Ia sudah pamit untuk tidur sekitar jam 8 malam.

Tapi sekitar dua jam kemudian, dia tiba-tiba naik sambil membawa bantal guling, dengan nada agak nge-gas. “Kamar di bawah itu nggak pernah ditempatin ya?”. Aku bilang “iya om, kenapa?”. Lalu dia menjawab, “oohh pantes, aku habis ditindih sampe nggak bisa bernafas.”. “Dahlah, aku tidur di sini aja ya sama kamu.”, katanya.

Fix, rumah ini emang horor! :))

Dan setelah meninggalkan rumah tersebut, aku sudah tidak pernah lagi mengalami kejadian aneh-aneh. Setidaknya, sampai tulisan ini aku buat. Yaa mungkin ada yang nggak percaya, tapi itulah yang aku alami sendiri. Kalau dibilang kebetulan, kenapa kejadiannya hanya fix di satu tempat saja? Sedangkan di tempat lain, tidak terjadi apa-apa.

Sekali lagi, hal ghoib itu memang di luar nalar. Dan kalau misalnya babi ngepet itu benar-benar ada, mungkin dia juga memanfaatkan hal-hal yang sifatnya ghoib. Entah itu bersekutu dengan Jin, atau yang lainnya. Kalau kamu, percaya nggak? Atau mungkin pernah mengalami kejadian aneh-aneh juga? Atau jangan-jangan, kamu pernah ngepet?