Home Review Pengalaman Menggunakan Powerbank Dari ASUS, ZenPower

Pengalaman Menggunakan Powerbank Dari ASUS, ZenPower

6773
2
SHARE

Pengalaman Menggunakan Powerbank Dari ASUS, ZenPower – Memang harus diakui bahwa saat ini kita hidup di jaman “pantang pergi kalo hape lowbat”. Ngaku aja, sebagian dari kamu juga pasti ngerasa dilema banget kan kalo misalnya ada yang ngajakin jalan sementara indikator baterai di hapemu menunjukkan angka dibawah 20%? Soalnya kamu pasti bakal ngerasa ada yang kurang kalo kemana-mana gak pegang hape yang aktif.

Oke, mungkin gak semua orang seperti itu. Tapi disadari atau nggak, memang bawa hape itu penting banget khususnya kalo kita mau pergi biar gampang dihubungi. Siapa yang tau, pas lagi asik-asik jalan ama temen tiba-tiba si gebetan pengen ketemu dan kebetulan tempat ketemuannya gak jauh dari tempatmu jalan saat ini. Sayang banget kan kalo kesempatan itu terlewat gitu aja cuma gara-gara kamu gabisa dihubungi karena batere hapemu kosong? Iya, siapa tau aja.

Peran hape memang sangat penting sebagai alat komunikasi utama sekaligus yang paling cepat sehigga kita bisa memberikan kabar atau mendapatkan kabar tertentu dari orang yang jauh dari kita. Apalagi sekarang fitur dari sebuah handphone (yang sekarang sudah berevolusi menjadi smartphone) sudah sangat banyak dan sering kali dijadikan andalan bagi orang-orang dengan berbagai profesi termasuk blogger dan professional lainnya ataupun juga mbak-mbak toko online. Maka menjaga smartphone andalan agar tetap menyala adalah hal yang sangat penting apalagi ketika kita harus bepergian dan berada jauh dari yang namanya colokan listrik.

Syukurlah, sekarang sudah ada eksternal battery pack alias powerbank yang jadi “penyelamat” bagi smartphone yang sedang lapar lowbat. Kebetulan beberapa waktu lalu hapeku dapet temen baru berupa powerbank dari ASUS, namanya ZenPower. ZenPower ini memang merupakan salah satu powerbank yang banyak di incar oleh para pecinta gadget karena selain harganya yang relatif murah untuk powerbank berkapasitas 10050 mAh, ukuran dari ZenPower ini gak terlalu besar plus stylish banget. Perlu diperhatikan yaa, ZenPower yang asli punya casing berupa logam aluminium dengan desain minimalis seperti pada gambar dibawah ini.

Jadi kalo kamu nemu ada orang yang jual powerbank merk ASUS yang casingnya dari plastik, bisa dipastikan itu palsu. Contohnya? Nih kaya gambar yang ini.

Lanjut ya, pasti pada penasaran kan soal pengalaman menggunakan ZenPower ini? Kesan pertama saat menggenggam powerbank ini, terasa adem karena case aluminium nya. Mudah digenggam dan terasa cukup padat. Casingnya yang polos dengan hanya ada satu logo ASUS berukuran kecil di satu sisinya membuat powerbank ini terlihat elegan.

Di bagian atasnya terdapat sebuah tombol yang bila ditekan akan menyalakan lampu indikator yang akan menunjukkan sisa dari kapasitas atau daya baterai yang ada. Di sebelah lampu yang berjumlah 4 biji itu terdapat dua buah port USB dan microUSB untuk input dan output. Terus di sisi yang bersebrangan terdapat keterangan dari powerbank itu sendiri termasuk kapasitas, dan lainnya.

Yang sangat disayangkan adalah kabel bawaan dari ZenPower ini aku rasa terlalu pendek, jadi agak sulit untuk menggunakan hape kita saat sedang melakukan charging menggunakan ZenPower. Memang sih, kita sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan hape ketika sedang di charge, tapi dalam keadaan tertentu kan kadang kita harus mengambil hape kita untuk melihat pemberitahuan yang masuk?

Tapi di sisi lain, kabel yang tidak terlalu panjang ini membuatnya jadi nampak simple dan bebas ribet karena kita gak harus menggulung kabel khususnya ketika sedang tidak digunakan. Haha, kebetulan nih aku adalah tipe orang yang sering kali dibuat ribet karena kabel yang kusut, maka aku rasa kabel dari ZenPower ini gak akan menambah “keribetan” kabel di dalam tas kecilku.

Kombinasi Zenfone 2 + wireless keyboard + ZenPower

Kesan simple makin terasa ketika aku menggunakannya sambil blogging dalam keadaan seperti gambar diatas. Iya, kadang memang aku harus nulis update di beberapa blog ku yang lain menggunakan hape + wireless keyboard ketika aku sedang keluar rumah, blogging on the go gitu deh. Dan dengan hadirnya ZenPower sebagai aksesoris tambahan bagi smartphone ku membuat aku makin tenang dan nyaman ketika harus ngeblog diluar. Hal yang sama pastinya juga bisa kamu terapkan donk misalnya untuk mengerjakan tugas kampus.

Saat menggunakan ZenPower, gak ada gejala panas berlebihan yang terasa baik di hape maupun powerbanknya sendiri. Bahkan cenderung adem-adem aja, kecuali kalo kamu masukin ke dalam tas maka keduanya akan terasa agak hangat karena mereka tidak mendapatkan udara segar dan ruang yang cukup untuk melepaskan panas. Terus butuh berapa lama untuk melakukan isi ulang baterai hape sampe penuh?

Menurut pengalamanku, ASUS Zenfone 2 dengan baterai 3000 mAh yang biasa aku gunakan dapat diisi hingga 100% (dari 5%) dalam waktu sekitar 3 jam, dengan keadaan menyala (standby) dan sesekali membukanya untuk mengecek pemberitahuan di socmed dan chat. Cukup banget lah untuk “memperpanjang” daya hidup baterai selama dalam perjalanan. Terus untuk isi ulang powerbanknya sendiri? Itu sih tergantung charger yang kamu gunakan. Yang jelas, input maksimal dari external battery pack dari ASUS ini adalah DC5V/2A. Ini nih untuk spesifikasi lengkapnya :

  • Tipe cell : Lithium-Ion
  • Kapasitas : DC 3.6V/10,050 mAh (36Wh)
  • Berat : 215 gram
  • Input : DC 5.0V, 2.0 A (max)
  • Output : DC 5.1V, 2.4 A (Max)
  • Dimensi : 90.5 x 59 x 22 mm

Meskipun memang kita lebih disarankan untuk menggunakan charger original untuk mengisi ulang daya baterai dari perangkat kita, namun penggunaan powerbank memang sangat perlu dalam keadaan tertentu, seperti yang sudah mimin sebutkan diatas. Apalagi menurut keterangan dari ASUS, ZenPower ini sudah dilengkapi dengan fitur PowerSafe untuk menjaga keamanan baik bagi baterai perangkat maupun powerbank itu sendiri saat sedang menggunakannya, sehingga kita bisa sedikit membuang kekhawatiran soal umur baterai yang dipakai oleh perangkat. Tapi tetep yaa, kita harus pinter-pinter ngerawat baterai perangkat biar gak cepet rusak (baca disini).

Kesimpulannya, powerbank ini memang sangat layak dipertimbangkan untuk dimiliki apalagi bagi kamu yang sering mobiling alias horang sibuk. Selain harganya yang terjangkau, kapasitas yang besar plus ukurannya yang cuma sedikit lebih besar dari kartu kredit akan mempermudah kita untuk membawanya. Mobiling pun jadi lebih tenang, dan semua orang ikut senang 😀

2 COMMENTS

  1. Mau nanya gan apa asus zenpower jika di gunakan untuk charging hp lampu indikator selalu menyala dan berkedip setiap kira2 interval 5 detik. Apa ini tanda2 kerusakan karna untuk pb merk lain ndak ada yg begini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here