Review AudioCover ASUS Zenpad 7.0, Seberapa Keren Sih?

Review AudioCover ASUS Zenpad 7.0, Seberapa Keren Sih?

849
0
SHARE

Review AudioCover ASUS Zenpad 7.0, Seberapa Keren Sih? – Melanjutkan tulisan kemarin soal pengalaman menggunakan ASUS Zenpad 7.0 Z370CG (P01V), kali ini diriku mau membahas soal salah satu aksesoris kece yang dimiliki oleh tablet dengan bentang layar 7.0 inch tersebut, yakni Audio Cover. APA, KAMU BELUM BACA TULISAN SEBELUMNYA? Baca dulu gih di halaman ini!

Gambar diatas adalah penampakan isi dari ASUS Zenpad Theater pack, yang merupakan paket penjualan Zenpad 7.0 plus aksesori berupa audio cover. Nah karena kemaren udah bahas tabletnya, sekarang aku mau berfokus buat ngebahas aksesorinya.

Hah, emang apaan yang mau di bahas dari aksesori begituan?

Eit jangan salah, ini bukan aksesori sleeve cover sembarangan! Baca donk labelnya, ada tulisan “Audio Cover”. Jadi bukan sekedar cover biasa, tapi dia juga membawa fitur tambahan yakni berupa beberapa buah speaker. Buat apa? Ya jelas donk, untuk memberikan performa audio yang lebih greget!

Jadi seperti yang udah ku bahas sebelumnya, si Zenpad ini sudah dibekali dengan fitur DTS-HD Premium Sound, yang mana fitur ini menawarkan pemrosesan audio yang lebih baik untuk memberikan efek suara surround yang lebih nyata. Dan fitur itu akan sangat terasa manfaatnya ketika kita menggunakan headphone, atau dengan audio cover ini.

Kesan pertama

Saat menggunakan aksesori ini, tampilan Zenpad yang sudah oke menjadi semakin nampak seperti perangkat premium berkat lapisan kulit bertekstur agak kasar di bagian luarnya. Logo ASUS berwarna silver metalik di bagian tengah semakin memperkuat kesan tersebut. Bahkan salah satu saudara yang baru pertama kali melihatnya pun langsung tertarik untuk meminangnya. Lalu bagian depannya nampak polos dengan tulisan “asus collection” yang kecil.

Cover ini membuat perangkat semakin nyaman ketika dipegang karena lapisan kulit berteksturnya mampu memberikan grip yang lebih baik yang menjauhkan kita dari kesan licin. Dan aksesori ini membuat Zenpad jadi terasa sedikit lebih berat dan padat karena memang di dalam cover ini terdapat baterai tambahan (untuk speaker) dan juga speaker tambahan.

Tapi mungkin bagi kamu yang terbiasa menggunakan tablet tanpa sleeve cover (cover berbentuk seperti dompet), aksesori ini mungkin justru akan membuat kita sedikit kerepotan ketika menggunakannya dalam mode potrait (berdiri), dan memang penggunaan terbaik ketika menggunakan cover ini adalah dengan mode landscape.

Fungsi

Selain untuk menambah kesan premium, plus melindungi tablet dari benturan, aksesori ini juga dapat berfungsi sebagai stand untuk mempermudah aktivitas menonton video ketika menggunakan tablet ini, ataupun untuk urusan lainnya. Tentunya ini juga akan mempermudah ketika kita ingin mengetik, tinggal di kombinasi dengan bluetooth keyboard, jadi deh mini laptop! 😀

Tapi sepertinya itu udah biasa banget yaa. Nah yang istimewa dari cover ini adalah…. Yaa, speakernya. Dari tadi kan udah ku bilang. Dan sekarang kita mulai bahas soal keistimewaannya itu yuk!

Audio

Di bagian pentutup yang sekaligus juga menjadi alas ketika digunakan dalam mode stand, terdapat unit speaker dan juga baterai tambahan untuk digunakan oleh speaker tambahannya. Jadi ketika kamu menggunakan aksesori ini, kamu gak perlu khawatir baterai tabletmu bakal lebih cepet habis karena speaker tambahan yang ada akan mengkonsumsi daya dari baterai yang terdapat di cover. Terus performa audionya gimana? Yaa jelas jadi makin oke donk! Tapiii…. Ada tapinya nih, simak dulu yaa..

Menurut keterangan resmi ASUS, aksesori ini punya 4 buah speaker satelit, 1 speaker tengah dan 1 buah subwoofer (untuk bass). Aku gak pernah bongkar sih untuk membuktikan apakah itu bener atau nggak, yang jelas waktu aku coba untuk menutup sebagian speaker saat dinyalakan, suara masih keluar di sisi lainnya, sehingga sepertinya memang hal itu benar adanya.

Efek stereo/surround sound nya memang terasa banget waktu aku coba play video demo yang ada di perangkat. Yup, buat nonton film kayanya memang speaker ini jempolan banget deh buat nambah keseruan menonton. Terus waktu coba play musik… Disini nih tapinya.

Karena speakernya ada banyak (dan kemungkinan lebih besar dari ukuran speaker di perangkatnya sendiri), maka keluaran suaranya pun sudah cukup besar meskipun kita set di volume rendah. Nah ternyata keluaran suara (khususnya bass) nya kurang nendang di volume rendah. Ku naikkan lagi volume nya, masih berasa kurang, sampai kira-kira 3/4 dari volume maksimal yang bisa dicapai, baru deh suaranya mulai keluar gregetnya.

“Tendangan” double bass drum si om Mike Portnoy di musik (instrumental) berjudul Acid Rain dari Liquid Tension Experiment terasa cukup jelas, suara gitar dan keyboard yang dimainkan oleh John Petrucci dan Jordan Rudess secara berselang-seling pun terdengar manis dan membuktikan bahwa efek surround sound nya memang bekerja, serta dentingan ride, suara crash, hi-hat dan cymbal-cymbal lainnya juga terdengar sangat renyah dan gurih. Duh, jadi laper kan. Hahahahah 😛

Beralih ke soal pengaturan, kita bisa menentukan apakah menginginkan efek surround sound atau tidak, dan kita bisa menentukan sudut keluaran suara yang dihasilkan melalui audio wizard serta berapa jauh jarak antara kamu dengan dimana kamu meletakkan tabletmu. Kalau misal kamu meletakkannya sekitar 1 meter dari tempatmu duduk sedangkan kamu setting jarak di audio wizard di kisaran 60 cm, maka efek surround tidak akan terasa optimal.

Efek ini mungkin akan bermanfaat ketika kita menonton video atau film, tapi ketika kita mendengarkan musik, berapapun settingan jarak yang kamu buat, sebaiknya kamu meletakkan tablet cukup jauh dari tempatmu duduk karena kita akan merasakan sedikit kebisingan di telinga jika kita meletakkannya terlalu dekat dengan volume suara yang tinggi.

Akhir kata

Sebenernya aksesoris ini layak beli gak sih? Yaa itu kembali ke kamunya. Kalo misal kamu sering nonton film dan menginginkan efek suara yang lebih baik, maka sepertinya kamu butuh aksesori ini. Selain bisa membuat suara lebih greget, tablet pun jadi bisa di berdirikan sehingga kita gak perlu capek buat pegangin tabletnya. Apalagi cover ini juga berfungsi sebagai pelindung, jadi yaa cukup layak lah untuk di beli.

Demikian pula bagi kamu yang butuh hiburan musik “mini” di kamar atau di kosan, jelas aksesori ini bakal bisa bikin suasana kamarmu jadi lebih rame. Oiya, ada dua kekurangan lagi nih. Sayangnya, proses pengisian baterai (charging) dari perangkat akan terasa lebih lama karena daya yang masuk akan dibagikan ke baterai perangkat dan baterai dari speaker, dan kita gak bisa melakukan setting equalizer secara manual seperti ketika kita menggunakan headphone pada perangkat. Oke deh, aku rasa cukup untuk ulasan kali ini. Semoga bisa menjadi referensi buat kamu yaa 😀

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY