Home Objek Wisata Ngebolang Di Pantai Pandawa, Bali. Ada Apa Aja Sih?

Ngebolang Di Pantai Pandawa, Bali. Ada Apa Aja Sih?

1350
1
SHARE

Ngebolang Di Pantai Pandawa, Bali. Ada Apa Aja Sih? – Pada saat pergantian tahun 2015 ke 2016, salah satu temen SD ku, sebut saja Ugik memutuskan untuk berkunjung ke Bali. Bukan untuk tahun baruan, tapi katanya sih dia ke Bali karena kangen sama kedua orang tuanya yang tinggal di Pulau ini. Aiiihhh, so sweet banget deh, jarang-jarang tuh ada pemuda yang kek gitu!

Kebetulan, saat itu aku juga masih belum beranjak dari Bali sehingga kami pun memutuskan untuk ngebolang bersama keesokan harinya. Nah salah satu tempat tujuan wisata yang ingin dia kunjungi adalah Pantai Pandawa, yang terletak di wilayah Kuta Selatan, sekitar 30 menit dari Bandara Ngurah Rai (tapi…. kalo nggak macet yaa). Kita bisa memilih beberapa rute untuk menuju ke Pantai Pandawa, dan ke semua rutenya tersebut memiiki jalanan yang menanjak dan berliku.

Beberapa rute memang agak landai sehingga cukup mudah untuk di lalui, tapi beberapa rute lain (salah satunya rute via Goa Gong) memiliki jalan menanjak yang cukup ekstrim sehingga kamu harus memastikan bahwa mobilmu cukup tangguh untuk melalui rute yang satu ini khususnya jika mobil tersebut akan ditumpangi oleh lebih dari 5 orang. Ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk pergi kesana :

  • Hindari pergi kesana di siang hari kalo kamu gak mau mateng di pantai. Yaiyalah, masa ke pantai siang-siang? Tapi memang di waktu siang ini pengunjungnya tidak sepadat di sore hari.
  • Buat kamu yang cewek, siapkan topi pantai karena meskipun sudah agak sore, panasnya masih berasa banget tjoy!
  • Bawa kacamata hitam bila perlu, soalnya disini kontrasnya tinggi alias silau!
  • Pergi ke sini di hari libur? Boleh, tapi sediakan waktu setidaknya antara 1.5 sampai 2 jam untuk perjalanan (dari Denpasar, kalo naik mobil soalnya macet banget).
  • Di hari biasa, macetnya nggak kebangetan, kalo dari Denpasar sekitar 45 menit sudah sampai (kalo lancar), atau hingga 1 jam kalo padat.
  • Sejak artikel ini ditulis, hanya operator Telkomsel yang memiliki jaringan disini. Yang lain? Emergency call only! Jadi pastikan kamu gak terpisah dari rombongan yaa..
  • Entah kamu naik motor atau mobil, pastikan kendaraan yang kamu gunakan dalam kondisi prima. Emang sih hal ini perlu diperhatikan bukan cuma pas kesini aja, tapi disini kamu bener-bener harus memastikannya khususnya untuk urusan rem dan kopling.

Oia, ada satu lagi nih yang gak kalah penting :

KALO BERKUNJUNG KE TEMPAT WISATA, USAHAKAN SAMPAH YANG KAMU BAWA DIBUANG PADA TEMPATNYA YAA! BIAR GAK MERUSAK PEMANDANGAN! KAMU PASTI GAK DEMEN KAN LIAT TEMPAT WISATA YANG PENUH SAMPAH? LEBIH LENGKAPNYA, BACA JUGA DEH: ETIKA BERKUNJUNG KE TEMPAT WISATA.

Oke, sekarang kita ngebahas soal detail tempatnya yaa! Sebenernya aku gak bener-bener pernah mengelilingi tiap sudut dari lokasi ini sih, soalnya tiap kali aku dateng kesini tuh gak pernah lama-lama! Yaa maklum, orang-orang yang ngajakin aku kesini tuh motivasinya bukan bener-bener buat refreshing dan menikmati tempat wisata, tapi cuma untuk foto-foto narsis aja, jadi setelah foto yaaa… langsung pergi lagi!

BACA JUGA : Traveling terasa membosankan? Mungkin ada yang salah dengan ini!

Padahal aku rasa tempat ini lumayan banget loh buat ditongkrongin lama-lama, apalagi kalo spotnya pas dengan selera kita. Jadi memang pantai yang berada dibalik bukit/tebing batu kapur ini punya beberapa spot favorit bagi pengunjung:

1. Di bagian atas, sebelum parkiran

Setelah membayar tiket masuk seharga Rp 10.000 per orang untuk pengendara motor (untuk pengendara mobil, aku lupa berapa, tapi kayanya gak jauh beda kok), beberapa ratus meter ke depan kita akan melihat tulisan “PANTAI PANDAWA” berwarna orange. Dibelakang tulisan tersebut akan terlihat garis pantai yang berada jauh dibawah, sehingga banyak sekali orang yang berfoto disini. Sayang, aku gak sempat ambil foto di spot ini karena waktu itu terlalu banyak orang yang memadatinya.

Kalau mau view yang lebih oke, sebenarnya kita masih bisa mencari tempat yang lebih tinggi lagi, tak jauh dari tulisan tersebut. Bagi kamu yang menggunakan mobil, kamu bisa memarkir kendaraan tepat dibawah tulisan tersebut. Namun jika kamu ingin bermain di pantainya, dibawah terdapat tempat parkir yang lebih luas.

2. Di dekat patung

Di bagian tebing, tepat di sisi jalan menuju pantai terdapat patung-patung Pandawa yang menghadap ke arah pantai. Biasanya, beberapa pengunjung juga akan berfoto dengan patung-patung ini. Memang, kalau kita hanya duduk disini saja, kita tidak bisa menikmati keindahan pantai secara utuh. Namun aku rasa objek-objek ini cukup menarik untuk diamati sembari menunggu teman bermain di pantai.

3. Di bawah

Setibanya di parkiran mobil yang berada di bawah, kita bisa melihat dengan jelas tulisan “PANTAI PANDAWA” berwarna putih yang menempel di tebing bagian atas. Di spot ini juga biasanya pengunjung akan berfoto eksis. Tak jauh dari parkiran, kamu bisa langsung menuju ke pantai untuk bermain-main.

Foto diambil dengan ASUS Zenfone Selfie. Baca review hapenya disini

Pasir putih dan lautan dengan air yang cukup jernih plus ombak yang tidak terlalu besar sudah menunggu kita. Bener deh, kamu rugi banget kalo dateng kesini cuma buat foto-foto aja, karena kamu akan melewatkan serunya bermain air dan pasir atau kamu juga bisa bermain kano yang bisa kamu sewa disini.

Di dekat pantai ini pun terdapat beberapa warung yang bisa kamu kunjungi untuk membeli makanan, minuman, snack, atau kebutuhan lainnya.

Foto diambil dengan ASUS Zenfone 2. Baca review hapenya disini

Dan seperti yang sudah aku sebutkan tadi, sayangnya aku gak pernah sempat main lama-lama disini karena orang-orang yang pernah mengajakku kesini (termasuk si Ugik) cuma berniat untuk foto-foto eksis aja. Setelah bosen foto disini, Ugik ngajakin aku buat nyari satu spot yang ada bangkai pesawatnya. Hah, bangkai pesawat?

Aku kok malah baru tau ya kalo di sekitaran Pantai Pandawa ini ada bangkai pesawat? Dan karena kita sama-sama gak tau lokasinya, jadilah kita berkelana mencari keberadaannya #tsah. Selain nanya ama mbah gugel, kami juga bertanya pada beberapa petugas di Pantai Pandawa soal keberadaan bangkai pesawat ini. Ternyata gak terlalu jauh kok, sekitar 10 menit dari Pantai. Nih penampakan bangkai pesawatnya, lengkap dengan foto eksis si Ugik yang asik nyobain kamera depan Zenfone Selfie yang ku bawa:

Caranya kesana gimana? Dari arah pantai, kamu telusuri terus jalan keluarnya, sampe ketemu bunderan, terus belok ke kanan (ke arah timur/timur laut). Kalo kamu bingung, cari aja di Google Maps : Jl. Nusa Dua Selatan. Nah telusuri deh jalan ini. Perhatikan di sebelah kiri jalan, kalo nemu beberapa tumpukan box cargo trailer dan ada lokasi yang ditutupu oleh semacem seng, di situlah tempatnya.

Tempat ini tertutup, jadi kamu gak bisa liat dari deket. Nah untuk bisa ngeliat dengan jelas, kamu harus naik ke bukit yang ada di sebelahnya. Tapi, spot itu dijaga oleh beberapa penduduk setempat yang membuat warung di “pintu masuk” untuk naik ke bukitnya. Dan kalo kamu mau naik kesana, kamu mesti bayar 5000 rupiah per orang.

Entah mereka ini perwakilan dari si pemilik bangkai pesawat atau bukan, yang jelas aku rasa tarifnya agak terlalu mahal. Lha wong mampir ke Pantai Pandawa aja 10 ribu dapet free welcome drink kok (meskipun cuma fruit tea), lah ini gak dapet apa-apa. Di pantai lain malah cuma harus bayar seribu sampai dua ribuan. Dan buat kamu yang bener-bener bolang sejati, aku rasa kamu bakal ngerasa agak kecewa karena disini gak ada apa-apa lagi selain satu bangkai pesawat utuh.

Kecuali kalo kamu memang pengen foto disana, yaa gak masalah sih. Nggak lama setelah ambil foto selfie, si Ugik yang udah bosen pun ngajakin pulang. Kebetulan, waktu perjalanan pulang dan melewati jalanan besar (By Pass Ngurah Rai), ada sebuah pesawat yang melintas diatas kami, karena memang kebetulan lokasi bandara tidak jauh dari jalan tersebut.

Dan kami melihat ada cukup banyak orang yang sepertinya sengaja berdiam disana untuk menunggu pesawat lewat, dan beberapa juga sepertinya sedang asik mengambil foto. Wah, kita pun tertarik juga untuk ngambil foto pesawat yang mau mendarat! Kami pun berhenti dan ikut menunggu pesawat lewat. Ternyata seru juga potoin beginian! Lumayan, dapet 3 foto pesawat, salah satunya ini nih:

Foto diambil dengan ASUS Zenfone Selfie

Oia, untuk sample foto lain dari Zenfone Selfie, bisa cek di IG kita ya sist @masbocah, (hashtag #MasbocahZenSelfie) atau di blog ku yang satu lagi. Setelah ambil 3 foto pesawat, kok rasanya kita baru nyadar ya kalo kita salah? Kelakuan kita bikin orang yang lewat jadi penasaran dan memperlambat laju kendaraan mereka, dan walhasil kecepatan kendaraan lain yang berada di belakangnya pun ikut turun.

Bahkan beberapa juga ikut berhenti untuk meniru kelakuan kita. Yaudah, kita langsung cabut aja sebelum makin parah, lagian udah sore banget. Kalo pulang kemaleman, nanti aku dimarahin mamah karena takut diculik :3

Yahh, itulah sedikit cerita ngebolang ku ke Pantai Pandawa Bali. Lumayan, jadi ajang jalan-jalan singkat di awal tahun, meskipun aku kurang puas dengan jalan-jalannya. Diambil positifnya aja yaa, yang negatif gak perlu ditiru.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here