Home Random Pentingnya Fungsi Emoticon Dan Tanda Baca Dalam Perpesanan

Pentingnya Fungsi Emoticon Dan Tanda Baca Dalam Perpesanan

14259
0
SHARE

Pentingnya Fungsi Emoticon Dan Tanda Baca Dalam Perpesanan#GenerasiMenunduk sudah semakin bertumbuh sangat pesat berkat cepatnya arus informasi yang bisa di akses oleh banyak orang dengan hanya melihat kedalam layar sebuah smartphone atau tablet. Gadget macam ini pun dapat menyajikan perpesanan super cepat melalui internet dengan bantuan aplikasi-aplikasi messenger yang mampu “mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”. Etapi disini aku gak bakal ngebahas soal #GenerasiMenunduk sih, tapi lebih ke soal messenger yang sering kali diakses oleh masyarakat pengguna smartphone.

Iya, sekarang ini kita sangat dimanjakan (atau diracuni?) dengan yang namanya aplikasi messenger. Gak perlu kirim SMS apalagi surat yang harus menunggu beberapa hari agar pesan dapat sampai. Kita cuma perlu menunduk dan memandangi layar hape, membuka apps messenger, mengetik lalu klik send, maka pesan pun akan terkirim. Iya, secepat itu. Bahkan saking cepatnya, fitur messenger perlahan mulai membuat orang nyaman berkomunikasi dengan cara ini dan melupakan cara berkomunikasi yang jauh lebih berkualitas yakni dengan berbicara secara tatap muka.

BACA JUGA : Efek buruk terlalu lama bermain gadget

Nah disinilah letak kelemahan dari aplikasi messenger. Meski ia dapat menyampaikan pesan kita dengan begitu cepat, namun ia tak mampu menyampaikan nada bicara dan juga ekspresi di wajah kita seperti halnya ketika kita berinteraksi secara tatap muka, sehingga terkadang hal ini dapat menimbulkan kesalahpahaman bagi si penerima pesan (pembaca) khususnya jika si pengirim kurang pandai menyampaikan maksudnya dalam bentuk tulisan dan atau si penerima yang memiliki “imajinasi” yang kurang baik untuk dapat mengerti maksud dari si pengirim. Disinilah pentingnya 2 hal yang sering kali dianggap sepele oleh para pengguna messenger, yakni tanda baca dan emoticon atau emoji.

Peran emoticon dan tanda bacaPernah gak sih kamu bingung untuk mengartikan maksud dari pesan yang kamu terima dari temanmu? Seperti contoh percakapan ini misalnya :

  • Otong : Bro si udin udah sampe di rumah joni
  • Dodol : Terus kenapa, tong?
  • Otong : Itu gue nanya dodol
  • Dodol : Kalo nanya kenapa gak pake tanda tanya, otong?

See? Meskipun terbilang sepele, tapi tanda baca ini jelas penting banget dalam satu percakapan yang dilakukan melalui pesan teks untuk dapat menyampaikan maksud kita dengan baik. Coba kalo kamu yang dapet chat kek gitu dari si otong, pasti bakalan bingung juga kan? Ini anak lagi nanya ato ngasih tau sih?

Kebingungan serupa juga bisa terjadi cuma karena kita tidak menyematkan emoticon atau emoji dalam pesan kita. Suatu pernyataan, pertanyaan atau mungkin teguran adalah sesuatu yang menurutku sangat sensitif dalam suatu perpesanan dan bisa menimbulkan kesalahpahaman kalau kita tidak menyematkan yang namanya emoticon. Kenapa sensitif? Karena ini menyangkut emosi dari seseorang, khususnya bagi si pembaca. Seperti misalnya contoh teguran dibawah ini :

Hei otong, kalo ngirim pesen tuh yang bener ya. Jangan diulangi lagi.

Nah, gimana menurutmu soal contoh teguran diatas? Beberapa mungkin bakal menganggap bahwa itu adalah teguran yang wajar dan ramah, tapi beberapa yang lain mungkin bakal ngerasa bahwa itu adalah sebuah teguran yang kasar dan galak. Padahal sebenernya niat dari si penegur itu cuma mengingatkan dan gak bermaksud galak. Pernyataan seperti itu memang bisa menimbulkan anggapan yang berbeda-beda terhadap si penegur, tergantung dari sisi mana kita coba “menangkap” kata-kata tersebut dan tergantung dari imajinasi dari si pembaca. Coba aja kalo tegurannya itu ditambahkan sedikit emoticon, aku yakin tanggapan setiap orang yang membacanya pasti akan sama :

Hei otong, kalo ngirim pesen tuh yang bener ya. Jangan diulangi lagi 🙂 :*

Tuh, terkesan beda kan? Emot senyum dan cipok dibelakang teguran itu jelas membuang jauh-jauh kesan galak dari sebuah teguran. Dan emoticon yang sederhana itu bakal memaksa si pembaca untuk berimajinasi soal gimana sih kira-kira nada bicara dari si penegur itu, sehingga akan menjauhkan dari yang namanya salah paham. Selain itu, emoticon juga efektif untuk membuat perpesanan jadi lebih menyenangkan karena bisa mewakili ekspresi wajah kita. Maka aku rasa kehadiran emoticon dalam satu perpesanan itu adalah hal yang gak boleh disepelekan.

Jadi, jangan lupa untuk menyematkan tanda baca yang benar dan emoticon kalo kamu lagi chattingan, biar gak disangka galak. Dan jangan lupa juga untuk tetap lebih mengutamakan interaksi dengan orang-orang di dekatmu terlebih dahulu, supaya kamu tidak temasuk dalam salah satu orang dari #GenerasiMenunduk. Sekian dulu deh dari Mas Bocah, semoga bisa dipahami dan semoga bermanfaat 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here