Home Daily Life Nikmatnya Sebuah Proses

Nikmatnya Sebuah Proses

698
0
SHARE

Nikmatnya Sebuah Proses – Sabar, adalah sifat yang jarang sekali dimiliki oleh orang-orang jaman sekarang. Kalaupun ada, aku yakin cuma segelintir orang aja yang mempunyai tingkat kesabaran yang baik. Sisanya? Ya sabarnya cuma sebatas kata-kata aja. Contoh sederhana bisa kita lihat di sekeliling kita. Orang mau apa-apa pengennya serba instan, serba pengen cepet-cepetan.

Misalnya pengen cepet kaya lah, cepet dapet pacar lah atau bahkan pengen cepet masuk surga #eh. Padahal kan untuk bisa mencapai sesuatu itu harus ada prosesnya kan? Lagian kan kalo cepet-cepet nanti gak berasa. Eit jangan mikir aneh-aneh dulu loh! Maksudnya gak berasa disini tuh gak bisa menikmati proses untuk mencapai apa yang ingin kita raih. Dan hal yang bisa diraih secara instant tuh gak selamanya bagus loh, apalagi kalo pake jalan pintas cara tak pantas. Duuh jangan deh yaa.

Contoh yang paling mainstream di kalangan remaja sekarang ini tuh soal pacar. Baru 3 minggu menjomblo udah ngebet pengen punya pacar lagi, bikin status galau dimana-mana *dih aku aja yang jomblo hampir 3 taun biasa aja tuh* #Curcol Dia gak menimbang banyak hal, yang penting mereka (lawan jenis) mau jadi pacarnya ya di terima aja sama si jones ini. Ternyata pacar barunya itu playboy, trus si jones sakit hati walhasil mereka putus dalam waktu singkat. Coba dia mau nunggu alias gak buru-buru, pasti bakal beda cerita.

Kalo dia mau nunggu, dia bisa menilai mana yang sekiranya baik dan memang pantas untuk jadi pasangannya. Proses menunggu itu mungkin bakal makan waktu yang sangat lama, tapi kenapa nggak? Daripada kita salah pilih dan membuang waktu bersama orang yang salah kan?

BACA JUGA : Harus putus atau lanjut?

Dan proses menunggu itu juga bisa sangat menyenangkan loh! Kita bisa kenal dan deket dengan banyak orang tanpa harus takut ada yang marah.

Baydewei yang menginspirasiku untuk bikin postingan ini adalah “mbak-mbak perangko”. Singkat cerita aku pernah ngeliat mbak ini ngirim surat ke luar negri dengan hanya menggunakan perangko. Padahal itu kan bisa makan waktu yang lama buanget yaa. Tapi mbak ini justru berpendapat bahwa justru disitu letak keseruannya! Kita jadi gak tau kapan pastinya surat itu bakal sampai dan itu bakal jadi kejutan tersendiri nantinya *Oke, dia gak bilang gitu sih, tapi aku yakin maksudnya kurang lebih seperti itu*. Wow, pemikiran yang unik yaa! Nah karena pernyataan singkat dari mbak itu tiba-tiba terlintas sebuah kata di pikiranku yang kurang lebih isinya demikian:

Tidak ada proses yang menyenangkan pada sesuatu yang instant
Bikin atau masak mie instant misalnya. Untuk bisa makan mie instant kita cuma perlu rebus air, celupin mie ke rebusan air, terus kasih bumbu, terus beres deh tinggal dimakan. Terus serunya dimana? Coba bandingin kalo kita harus bikin mie dari nol. Kita harus bikin adonan, terus dibentuk biar mirip mie, terus nyiapin bumbu, baru bisa dimasak. Lama dan merepotkan memang, tapi disana bakal ada kepuasan tersendiri! Oke kalo contoh ini dirasa kurang tepat kita cari contoh lain. Ummhh apa ya? Musik deh!

Kebetulan sambil bikin posting ini aku lagi tiduran sambil dengerin lagu yang judulnya Octavarium dari Dream Theater. Lagu ini durasinya kurang lebih 24 menit, dan temen-temenku selalu protes kalo aku puter lagu ini karena lagunya gak abis-abis katanya. Intronya aja 5 menitan ada kali, jadi pas denger intronya aja mereka udah males dan dicap sebagai lagu yang kurang bagus.

Emang sih gak ada sesuatu yang special di intro lagu itu, tapi isi dari lagu ini indah banget mulai dari musik (dalam arti skill dll nya) hingga syairnya. Maksud dari contoh ini adalah menunggu memang kurang menyenangkan, tapi selama kita tau bahwa apa yang kita tunggu masih memiliki kemungkinan untuk memunculkan kejutan, kenapa nggak? Buktinya ketika aku mau menunggu intro lagu yang panjangnya 5 menitan ini aku menemukan syair dan permainan instrumen musik yang menawan setelahnya, yang bisa memanjakan telingaku. Dan setelah aku mendapati bahwa apa yang aku tunggu ternyata worth it alias “pantas” aku baru bisa menikmati masa penantian yang sudah ku lewati itu.

Dan contoh terakhir aku ambil dari suatu perjalanan untuk menikmati keindahan alam karena kebetulan aku suka hal-hal yang berbau “nature”. Kita semua tau donk kalo pemandangan dari puncak gunung itu pasti indah banget. Apalagi kalo kita sudah terbiasa terjebak diantara sumpeknya jalanan di kota, pasti pemandangan alam seperti itu bakal bikin seger banget. Nah perjalanan dari bawah menuju ke puncak itu pasti ada prosesnya, ada rintangannya, memakan waktu lama dan melelahkan. Tapi dalam perjalanan itu juga kita jadi bisa menemukan dan menikmati detail-detail kecil dari keindahan alam. Dan kita akan mendapatkan kepuasan tersendiri ketika sudah sampai di puncaknya.

Maksud dari contoh diatas adalah ketika kita mau menjalani sebuah proses dan mau bersabar untuk sekedar menikmatinya, proses itu akan terasa nikmat juga kok. Apalagi ketika kita sudah mencapai tujuan kita, pasti nikmatnya akan terasa berkali-kali lipat. Suatu proses juga mengajarkan kita untuk bersyukur secara gak langsung karena kita tau bagaimana beratnya proses yang harus dijalani untuk mencapai satu tujuan.

Memang gak semua orang bisa menyadari keindahan atau kenikmatan dari sebuah proses karena memang dibutuhkan sikap aware atau peduli terhadap apa yang dilaluinya serta kecerdasan yang sedikit lebih tinggi untuk bisa melihat atau memandang sesuatu tersebut dari sudut pandang yang berbeda *duh bahasaku ketinggian gak ya?*. Maka jika kamu ingin bisa menikmati sebuah “proses” yang sedang kamu lalui saat ini, mulailah untuk peduli dan cobalah untuk melihat apa yang kamu lalui dalam sudut pandang yang berbeda, sudut pandang yang lebih luas 🙂 – Masbocah

SHARE

Blogger lugu yang kadang punya rasa penasaran tinggi | Founder techijau.com & hayuklah.com | Main IG di @masbocah kadang main twitter juga di @PanduDryad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here