Home Bisnis Strategi Memulai & Membangun Bisnis Dengan Bantuan Portal Digital

Strategi Memulai & Membangun Bisnis Dengan Bantuan Portal Digital

0
SHARE

Strategi Memulai & Membangun Bisnis Dengan Bantuan Portal Digital – Dahulu, berpindah-pindah tempat kerja adalah kebiasaan buruk yang sering kali kulakukan. Mulai dari perusahaan yang bergerak di bidang percetakan, pembiayaan kendaraan bermotor, hingga perusahaan air dalam kemasan pun sudah pernah kucicipi. Bukan karena tak cocok dengan rekan kerja ataupun gajinya, aku hanya tak nyaman karena merasa tak bisa menerapkan ide-ide bisnis yang ada di kepalaku. Hehe, aneh, ya?

Entahlah, aku hanya merasa tak berbakat untuk jadi seorang karyawan, dan setelah beberapa kali berpindah tempat kerja, barulah kusadari bahwa aku punya passion untuk berwirausaha. Akupun kemudian memutuskan untuk tidak lagi menjadi karyawan, dan memulai beberapa bisnis dengan modal yang aku punya. Berawal dari seorang makelar motor bekas, kemudian mengenal dunia blogging, hingga merambah ke dunia internet marketing.

Aku mempelajari banyak sekali hal baru di dunia wirausaha ketika aku memutuskan untuk berhijrah ke sebuah kota yang dijuluki sebagai Kota Pelajar. Menurutku, persaingan yang terjadi disana sangatlah keras, dimana wirausahawan dengan modal kecil akan sangat sulit berkembang disana jika mereka tak memiliki sentuhan kreatifitas. Apalagi jika ternyata produk yang ditawarkan tak memiliki kualitas yang memadai, bisa dipastikan usahanya itu akan tumbang dengan segera. Salah satu hal unik yang bisa kutemukan adalah, di kota yang selalu bikin kangen itu banyak sekali agen-agen jasa pengiriman yang menjamur dan nampak hampir selalu ramai, yang kemudian membuatku penasaran untuk coba “menyusup” ke salah satu agen untuk mencari tau lebih jauh.

Ternyata, persaingan keras yang terjadi disana justru melahirkan banyak sekali orang-orang kreatif, dimana mereka yang kesulitan untuk memasarkan produknya di area lokal tak kehabisan akal untuk menjual produk mereka ke luar daerah, dengan bantuan jasa pengiriman barang dan juga portal digital untuk mempromosikan produk mereka. Ya, membangun bisnis dengan bantuan portal digital! Itulah topik utama yang ingin ku bahas pada posting kali ini.

Dan berdasarkan beberapa pengalaman yang sudah kulalui, disini aku juga ingin membuat sebuah catatan soal strategi untuk memulai dan membangun bisnisku sendiri, yang mungkin juga bisa dijadikan referensi bagi kalian untuk memunculkan ide-ide baru. Kita mulai dari poin pertama yuk!

1. Cerdas Dalam Melihat Peluang

Masalah bagi orang lain adalah peluang bagi kita, setidaknya itulah hal pertama yang terbersit di pikiranku ketika sedang menyerap ilmu dari seorang pengusaha online kreatif yang sering ku temui. Sebagai contoh adalah agen dari perusahaan jasa pengiriman itu sendiri. Masalah bagi wirausahawan atau pedagang disana adalah mereka tak mampu untuk mengantarkan sendiri barang dagangannya ke tangan konsumen yang berada jauh diluar kota, sehingga mereka harus memanfaatkan jasa pengiriman untuk mengantarkannya demi kelancaran bertransaksi. Maka jangan heran jika agen-agen jasa pengiriman barang selalu ramai meskipun banyak pesaingnya. Itu contoh yang paling sederhana yaa.

Peluang yang ada tak melulu soal kebutuhan, karena kita bisa mengambil peluang berdasarkan apa yang orang inginkan. Misalnya keinginan beberapa orang agar gadget yang dimilikinya bisa tampil beda dan stylish, maka lahirlah produsen-produsen garskin yang menawarkan motif-motif lucu untuk ditempeli di seluruh body gadget agar nampak lebih menarik. Tapi bukan hanya itu! Masalah bagi wirausahawan lain dalam memasarkan produknya pun juga bisa menjadi peluang bagi kita untuk bantu mengembangkannya loh!

2. Pentingnya Sebuah Branding

Menurutku, brand dari sebuah produk adalah sebuah identitas yang akan melekat di benak para konsumen. Meski kita sudah mempunyai sebuah produk dengan kualitas yang baik, namun kita tetap akan sulit untuk mengembangkan pemasarannya jika ia tak memiliki identitas yang jelas, karena konsumen akan sulit untuk mengenali dan membedakan antara produk kita dengan produk-produk tanpa brand lainnya. Brand yang sudah dikenal dan memiliki kesan baik akan lebih mudah dan cepat berkembang, karena para konsumen yang sudah terlanjur suka bisa menjadi pelanggan tetap yang amat potensial. Mereka pun juga jadi lebih mudah untuk merekomendasikan produk kita pada orang lain, karena kita punya brand sebagai identitas yang jelas.

Jadi, jika kita merasa bahwa kita punya produk yang potensial, tak ada salahnya kita memberikan sebuah brand pada produk tersebut agar masyarakat lebih mudah dalam membedakan dan mengenali produk yang kita tawarkan. Tak bisa membuat produk kita sendiri? Cari saja partner yang bisa melakukannya! Atau mungkin kita bisa melakukan re-branding dari sebuah produk yang sudah ada, dan itulah yang sedang ingin kulakukan saat ini.

Aku pernah berlangganan untuk membeli camilan berupa kue yang dijual oleh seorang ibu, dan belakangan aku baru tau juga bahwa ia juga sering kali membuat kue khas lebaran. Kue buatan ibu itu memang punya kualitas yang beda dengan kue lain yang beredar di pasaran. Namun sayang, area pemasaran yang sempit (hanya di sekitaran rumahnya saja) membuat usaha itu berkembang dengan lambat karena tak banyak orang yang tau. Iya, percuma juga kan punya produk berkualitas tapi tak seorangpun yang tau keberadaannya?

“Kalau di umpamakan itu seperti sedang menaiki mobil sport super cepat di tengah padatnya jalanan kota. Punya power besar, tapi tak bisa digunakan secara optimal!”

Dan ingat soal poin nomor 1 diatas? Yaps, disinilah salah satu peluang yang kumaksud. Aku ingin sekali menjadikannya sebagai partner dan melakukan re-branding terhadap produk kue yang ditawarkan oleh ibu itu. Dan tentu tak hanya melakukan branding, tetapi juga melakukan promo atau kampanye-kampanye agar lebih banyak orang yang mengenalnya, sehingga aku dapat memperluas area pemasaran dari yang awalnya hanya di sekitaran lingkungan, hingga berkembang ke area yang lebih luas atau bahkan mungkin bisa keluar daerah.

3. Modal

Tak ada usaha yang dimulai tanpa modal. Minimal, kita harus bisa mengeluarkan modal tenaga ataupun kreatifitas untuk memulai sebuah usaha. Tapi masalahnya, kita juga memerlukan sokongan dana yang cukup jika ingin mengembangkan usaha agar lebih baik lagi. Nah, jika ternyata kita tak memiliki modal dalam bentuk uang yang cukup, disinilah kita bisa memainkan kreatifitas kita untuk mendapatkan modal dengan cepat. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti kompetisi-kompetisi yang sering kali diadakan oleh brand-brand besar, misalnya seperti yang sedang dilaksanakan oleh My Republic yang merupakan provider internet fiber broadband (menggunakan jaringan fiber optik) dan juga provider TV kabel di Indonesia.

Sekarang anggaplah aku sudah berhasil memenangkan kompetisi yang kumaksud dan mendapatkan hadiahnya. Hadiah itu nantinya akan ku “olah” untuk menjalankan strategi berikutnya yakni untuk menjaga stok produk dan melakukan promosi-promosi atau kampanye agar produk lebih dikenal luas.

4. Menjaga Stok Produk

Penting untuk menjaga stok produk sebelum melakukan promosi agar nantinya kita dapat memenuhi permintaan pasar yang hampir bisa dipastikan akan meningkat setelah melakukan promosi atau kampanye. Nggak lucu kan kalau ternyata kita nggak punya stok waktu lagi ada banyak permintaan dari konsumen? Resikonya bukan hanya akan kehilangan konsumen potensial, tetapi juga akan memberikan kesan buruk dan kurang profesional bagi brand yang justru baru mulai kita kembangkan. Dan ini bukanlah sebuah hal yang baik.

Namun karena keterbatasan modal, kita mesti pintar-pintar untuk memperkirakan sekiranya produk varian manakah (jika seandainya nanti kita akan memasarkan beberapa varian produk sekaligus) yang bakal lebih laris di pasaran, sehingga kita bisa lebih berfokus untuk menjaga stok untuk varian tersebut agar nantinya stok yang kita persiapkan pun tidak menumpuk sia-sia di “gudang”.

5. Melakukan Kampanye

Stok sudah siap, sekarang saatnya promosi! Tujuan dari promosi atau kampanye ini tentu saja untuk memperkenalkan produk yang kita punya. Dan seperti yang sudah kusebutkan di awal, aku akan memanfaatkan portal digital untuk melakukan kampanye pengenalan produk, dimana aku ingin memanfaatkan beberapa portal digital sekaligus yang akan menjalankan perannya masing-masing untuk memperkuat branding sekaligus memperluas area pemasaran. Ya, banyaknya pengguna internet di masa sekarang ini membuat promosi melalui portal online / digital sangatlah efektif, apalagi area yang dapat dijangkau pun tidak terbatas.

Namun pada awalnya, mungkin aku hanya akan berfokus untuk memperkuat branding di mata para konsumen lokal (di sekitaran kota) sekaligus juga untuk melakukan tes pasar, sebelum nantinya kami dapat melakukan perbaikan-perbaikan entah dari sisi pelayanan ataupun kualitas produk, lalu memperluas target promosi serta pemasaran ke area yang lebih luas lagi. Berikut adalah konsep kampanye & platform digital yang bakal ku manfaatkan :

  • Web Resmi

Sebelum memulai untuk kampanye melalui platform digital / internet, hal pertama yang akan dan harus ku lakukan adalah membuat sebuah website company profile, dimana web tersebut tak hanya memuat informasi seputar produk dan brand saja, tetapi juga merangkap sebagai toko online resmi untuk memudahkan transaksi. Menyediakan fitur chat atau kontak juga cukup penting untuk meyakinkan konsumen yang mungkin masih ingin tau lebih lanjut mengenai informasi produk, sebelum memutuskan untuk membeli, dan sekaligus juga dapat membangun relasi terhadap konsumen.

  • Blog Post

Membuat atau melakukan order blog post untuk membahas soal produk yang akan kita promosikan adalah bentuk kampanye pertama yang akan ku lakukan. Tentu saja aku tak sembarangan untuk memilih blog, karena besarnya angka PA (Page Authority) dan DA (Domain Authority) tak bisa menjadi patokan utama untuk melihat kualitas blog, sehingga yang lebih penting bagiku adalah apakah blog yang bersangkutan itu punya peringkat yang bagus atau tidak di mata Google, karena tentu kita ingin agar ulasan soal produk yang kita promosikan lebih mudah ditemukan di Google, bukan?

Hal lain yang akan ku perhatikan adalah kualitas dari tulisan itu sendiri karena tulisan inilah yang nantinya akan meyakinkan calon konsumen untuk melirik produk yang kita punya. Dan blog post ini nantinya akan menjadi media promosi pendukung bagi jenis kampanye selanjutnya yang akan ku gunakan nanti. Kebetulan, aku kenal beberapa blogger yang punya kualitas blog seperti yang ku sebutkan diatas, dan aku sendiri pun sedikit banyak sudah paham soal SEO (Search Engine Optimization / pengoptimalan agar artikel muncul di mesin pencari macam Google) dan pernah memenangkan beberapa kontes SEO, sehingga disini aku akan lebih memanfaatkan kemampuanku sendiri untuk lebih menekan biaya kampanye sekaligus mengoptimalkannya.

Disinilah kreatifitasku akan kugunakan lagi sebagai modal awal sebuah usaha 🙂

  • Buzzer

Buzzer adalah platform kampanye kedua yang akan ku manfaatkan untuk mempromosikan produk. Buzzer punya kekuatan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap brand yang dipromosikan melalui social media, sehingga orang awam yang tadinya tidak tau menjadi tau.

Melalui buzzer, kita akan menunjukkan diri bahwa “eh, kita ini ada loh, dan brand kita punya produk seperti ini”.

Kenapa memilih buzzer? Promosi melalui buzzer bertujuan untuk membangkitkan rasa penasaran dari orang (calon konsumen) yang menjadi teman atau followers dari akun socmed dari buzzer tersebut. Dan oleh karena akun socmed dari buzzer dikelola oleh orang pribadi, maka rasa penasaran yang ditimbulkan pun semakin besar karena followers merasa sudah mengenal si buzzer, sehingga ketertarikan untuk mencari tau lebih lanjut soal produk yang dipromosikan pun semakin besar.

Dimana mereka akan mencari tau? Sebagian besar pasti memilih mesin pencari di internet, yaitu Google! Dan ya, disinilah peran dari kampanye pertama (blog post) akan bermain. Meskipun mungkin ia takkan mendatangkan pembeli langsung dalam jumlah yang besar karena followers dari buzzer memiliki minat yang berbeda-beda, namun setidaknya kita sudah menunjukkan diri bahwa “our brand does exist” dan sudah tidak asing lagi di telinga mereka, dengan harapan di kemudian hari mereka akan mengingat atau bahkan merekomendasikan brand kita ketika mereka sedang membutuhkan produk yang kita tawarkan.

Disinilah kekuatan dari sebuah brand sebagai identitas produk akan bermain nantinya 🙂

  • Facebook Ads

Siapa bilang facebook tak ada manfaatnya? Facebook justru bisa dipakai sebagai senjata marketing yang ampuh, apalagi jika disertai dengan kesiapan produk (stok dan kualitas), dan branding yang baik. Ya, kita bisa memanfaatkan iklan FB untuk menjaring calon konsumen tertarget, dimana kita bisa menarget pengguna FB berdasarkan minat, umur, dan bahkan lokasi, sehingga iklan dapat ditampilkan pada pengguna FB yang punya peluang besar untuk melirik produk yang kita tawarkan. Tentu saja harus dengan teknik yang tepat agar hasilnya optimal. Teknik yang ku maksud itu sudah banyak di bahas oleh blogger lain yang bisa kalian temukan di Google, jadi mungkin aku takkan membahasnya disini yaa.

Selain untuk meningkatkan penjualan, FB ads juga bisa membantu memperkuat brand yang sedang kita kembangkan, minimal membuatnya lebih dikenal luas oleh masyarakat. Dan lagi, kampanye ini akan menjadi semakin efektif jika kita sudah membuat kampanye berupa Blog post seperti yang sudah ku sebutkan sebelumnya.

  • Google AdWords

Untuk menjaring calon konsumen yang lebih tertarget lagi, kedepannya aku juga akan menggunakan Google AdWords (iklan di Google), dimana iklan yang ditampilkan akan sangat akurat sehingga calon konsumen yang datang melalui iklan Google bisa dibilang sangat berpotensi besar untuk melakukan pembelian. Iklan dari Google akan ditampilkan dengan setidaknya 2 cara (yang sejauh ini ku ketahui), yakni iklan yang muncul langsung di mesin pencari (Google) atau iklan yang ditampilkan pada blog-blog yang menjadi publisher iklan Google.

Iklan yang mereka munculkan ini sangatlah akurat, karena mereka menggunakan cookies sebagai patokan utama sebelum memutuskan iklan mana yang akan ditampilkan, khususnya di blog publisher. Contohnya, jika Google mendeteksi bahwa kita sering melakukan browsing soal kue, maka mereka akan secara otomatis menampilkan iklan yang berhubungan dengan kue. Sehingga, iklan yang kita kampanyekan melalui Google AdWords akan sangat efektif karena iklan hanya akan ditampilkan pada mereka yang punya minat yang serupa atau berkaitan dengan produk yang kita tawarkan.

Dan poin penting lain yang mesti diperhatikan adalah soal landing page yang baik, menarik, dan mudah dimengerti oleh calon konsumen untuk memperbesar kemungkinan konversi penjualan produk.

6. Saatnya Kualitas Produk Melakukan Perannya!

Inilah saat dimana kualitas produk yang sudah kita siapkan diawal akan memainkan perannya untuk mempertahankan konsumen yang sudah kita datangkan melalui kampanye-kampanye yang sudah kita lakukan. Kualitas produk yang baik akan membuat konsumen senang dan kemungkinan akan kembali lagi sebagai pelanggan. Sedangkan kualitas produk yang luar biasa (agak lebay dikit gapapa, yaa. Heheheh) tak hanya membuat konsumen menjadi pelanggan, tetapi lebih dari itu.

Pelanggan yang senang itu bisa menjadi media kampanye gratis bagi kita untuk terus memperluas pemasaran dan memperkuat nama brand kita, dengan rekomendasi atau testimoni positif yang mereka berikan pada teman-temannya. Sehingga, kita tak hanya bisa bertahan ditengah kerasnya persaingan, tetapi bahkan bisa berkembang untuk menjadi lebih besar lagi dan lagi. Dan itu adalah hal yang paling diinginkan oleh semua pengusaha, bukan?

7. Hal Pendukung Lain Yang Diperlukan

Tetapi jangan lupa, hal-hal kecil yang menjadi faktor pendukung bisnis juga mesti turut kita perhatikan, karena hal kecil yang terkadang kita anggap remeh justru menjadi salah satu faktor pendukung penting untuk mempercepat tumbuhnya usaha. Misalnya, kita akan membutuhkan akun socmed untuk mendukung branding dari produk kita, sekaligus juga untuk membangun relasi dengan para pelanggan atau calon pelanggan. Respon dari CS yang cepat, ramah, dan informatif juga sangat berpengaruh pada tingkat konversi penjualan.

Karena mood dari konsumen bisa mendadak hilang jika respon yang kita berikan ternyata dianggap lambat, seperti contoh screenshot dibawah yang baru-baru ini ramai diperbincangkan di socmed :

Tuh, ngeri juga, kan? Cuma gara-gara slow respon dikit, sampai disumpahin seperti itu. Hal kecil lain yang tergolong penting adalah pengemasan (karena sebagai contoh disini, aku akan berbisnis untuk menjual produk) karena kemasan yang kurang menarik atau kurang baik akan membuat konsumen menjadi ill feel atau menimbulkan rasa enggan untuk membeli produk kita (lagi) karena terkesan buruk.

Kita juga akan membutuhkan internet ultra cepat untuk memastikan bahwa semua proses yang kita lakukan, mulai dari mengelola akun socmed, melakukan kampanye, update website, meladeni customer (via online), hingga melakukan riset dapat dilakukan dengan lancar. Yap, hal ini menjadi sangat penting karena tanpa adanya koneksi internet yang baik, segala perencanaan diatas pasti akan terhambat. Dan disadari atau tidak, koneksi internet yang kurang baik bisa merusak mood kita, sehingga sedikit banyak akan menurunkan produktivitas. Maka hal itu bisa dihindari dengan memilih provider yang menyediakan koneksi internet ultra cepat, seperti My Republic misalnya.

Lalu, kita juga bisa melakukan riset-riset sederhana dengan mengikuti berita ter-update, untuk mengetahui trend yang sekiranya bisa menjadi peluang, yang bisa kita temukan di beberapa situs seperti misalnya Channel NewsAsia.

Akhir Kata . . .

Nah, itulah beberapa konsep strategi untuk membangun bisnis dengan memanfaatkan bantuan portal digital yang mungkin juga bisa menjadi referensi bagi kamu untuk bisa memanfaatkan platform-platform yang sama untuk mengembangkan bisnismu sendiri. Tentu saja, kenyataannya di lapangan nanti bakal jauh lebih sulit dan menantang, sehingga kita juga mesti mempersiapkan keyakinan dan mental agar tak mudah down, serta yang paling penting adalah belajar dari kesalahan agar kedepannya bisa lebih baik lagi.

Jadi, gimana? Kamu sudah siap untuk membangun bisnismu sendiri? 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here