ASUS Notebook Terbaik Dan Favoritku

ASUS Notebook Terbaik Dan Favoritku

0
SHARE

ASUS Notebook Terbaik Dan Favoritku – Di zaman yang sudah sangat modern seperti sekarang ini, teknologi sudah menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi masyarakat termasuk saya. Hal itu saya sadari sekitar tahun 2011 lalu, ketika saya memutuskan untuk membeli sebuah laptop atau notebook yang hingga kini masih saya gunakan.

ASUS NotebookWaktu itu saya memutuskan untuk membeli sebuah notebook agar saya dapat dengan mudah mengerjakan tugas-tugas kantor meskipun jujur saja saya juga memiliki tujuan lain yakni agar saya dapat bermain game online favorit saya dengan leluasa. Saat itu saya masih sangat awam soal ini sehingga saya dibuat bingung untuk memilih produk mana yang akan saya ambil.

Waktu itu saya sempat mencoba sebuah notebook milik teman saya untuk membuat sebuah laporan, namun saya merasa kurang nyaman di bagian telapak tangan saya ketika harus bersentuhan dengan permukaan di dekat keyboard (Palm Rest) notebooknya karena di bagian tersebut terasa cukup panas. Ia pun berkata bahwa memang sebuah notebook tidaklah nyaman untuk digunakan dalam waktu yang lama karena alasan panas tersebut. Namun hal itu tidak menyurutkan niat saya untuk memiliki sebuah notebook.

Saya pun bertanya kepada teman yang kebetulan juga merupakan seorang gamers tentang laptop apa yang bisa digunakan untuk bermain game online serta memiliki harga yang murah? Ia merekomendasikan ASUS kepada saya. Namun sebagai konsumen yang baik saya tidak ingin begitu saja membeli sebuah produk tanpa mencari tau review atau pendapat dari beberapa orang lain khususnya dari orang yang memang “ahli” di bidangnya. Kemudian saya memutuskan untuk pergi ke warnet (karena saat itu tidak memiliki komputer) untuk browsing soal notebook khususnya produk dari ASUS. Ternyata memang banyak orang yang merekomendasikan merk yang satu ini yang kemudian memantapkan pilihan saya untuk memilih ASUS sebagai notebook terbaik yang bisa saya miliki.

Beberapa hari kemudian saya berkunjung ke gerai-gerai yang menjual laptop untuk mencari notebook ASUS yang kira-kira cocok untuk kebutuhan saya dan pastinya sesuai dengan budget saya yang memang tidak banyak. Dan setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya pilihan saya jatuh pada ASUS tipe K43U.

Spesifikasi yang dimiliki memang tidak terlalu “wah”, namun ternyata ia mampu digunakan untuk bermain beberapa game online tanpa masalah. Dan ingat tentang keluhan panas di telapak tangan ketika bersentuhan dengan “Palm Rest” yang sudah saya tulis tadi? Ternyata saya tidak mengalaminya pada notebook ini. Belakangan baru saya ketahui ternyata produk ini telah dibekali dengan teknologi “IceCool” dimana semua komponen yang menghasilkan panas dijauhkan dari bagian Palm Rest sehingga meminimalisir panas dibagian tersebut. Hal ini membuat saya tetap betah untuk menggunakannya meski dalam waktu yang sangat lama.

Itu adalah salah satu fitur yang membuat kesan pertama yang sangat manis bagi saya untuk notebook ini. Dan sungguh waktu itu saya tidak menyangka bahwa dengan harga yang murah saya bisa mendapatkan produk dengan fitur yang bisa memanjakan penggunanya seperti ini. Mungkin bagi sebagian orang fitur ini tidaklah terlalu penting, namun bagi mereka yang harus sering “berkencan” dengan laptopnya untuk mengetik tulisan yang panjang seperti saya pasti akan sangat merasakan perbedaan dari segi kenyamanan.

Selain dari segi kenyamanan ternyata notebook ASUS ini juga telah dibekali dengan fitur manajemen daya yang diberi nama “Power 4 Gear”. Fitur ini cukup sering saya gunakan untuk menyesuaikan kinerja dan penggunaan daya pada notebook sesuai dengan kebutuhan saya. Sebagai contoh, ketika saya ingin menggunakannya untuk berbagai hal yang sekiranya akan membutuhkan performa tinggi (seperti misalnya bermain game berat), saya dapat mensetting notebook di mode High Performance dimana dengan mode ini berarti kita akan menggunakan kemampuan maksimal yang dimilikinya.

Namun ketika saya sedang menggunakan notebook ini untuk melakukan hal-hal yang ringan seperti mengetik, saya dapat mengganti pengaturannya ke mode balanced (normal) untuk lebih menghemat daya baterai. Atau bahkan saya dapat menggunakan mode battery saving (menghemat baterai) ketika di tempat saya tinggal sedang diberlakukan pemadaman listrik bergilir untuk memaksimalkan penggunaan baterai sehingga saya dapat bekerja dengan notebook ini dalam waktu yang lebih lama.

Kita juga dapat melakukan kostumasi tersendiri untuk setting dari fitur Power 4 Gear ini sesuai dengan keinginan kita, mulai dari tingkat kecerahan layar, setting waktu untuk memadamkan layar jika sedang tidak digunakan hingga melakukan setting berapa persen dari kemampuan prosesor yang ingin kita gunakan untuk mode hemat daya maupun mode performa tinggi. Kedua fitur yang sudah saya sebutkan diatas sudah cukup untuk membuat saya betah untuk menggunakan notebook dari ASUS ini, belum lagi soal ketahanannya yang memang sudah tidak diragukan lagi.

Saat ini sudah dua tahun lebih saya menggunakan komputer jinjing ini (Juni nanti genap 3 tahun) dan ia masih berfungsi dengan sangat baik meski saya sering menggunakannya hingga lebih dari 14 jam dalam sehari untuk aktifitas blogging atau yang lainnya. Maka tidak berlebihan rasanya jika saya menjadikan ASUS sebagai brand favorit untuk produk notebook dan saya selalu merekomendasikannya jika ada teman atau kerabat yang ingin membeli laptop baru. Notebook ini juga telah banyak sekali membantu saya dalam proses “alih profesi” dari yang tadinya hanya sebagai karyawan swasta biasa menjadi seorang blogger profesional seperti sekarang ini. Ya, semua blog yang saya miliki saat ini dibangun dan “dibesarkan” menggunakan notebook dengan tipe K43U ini.

Banyak hal yang saya lalui dengan notebook ini. Dulu ketika saya baru memulai menjadi blogger, saya benar-benar berangkat dari nol. Banyak yang beranggapan bahwa saya akan gagal, mulai dari saudara, teman, sahabat dan bahkan (mantan) kekasih saya pun tidak yakin saya akan berhasil dengan profesi ini. Memang saya akui waktu itu saya terlalu gegabah untuk meninggalkan pekerjaan di suatu perusahaan finance untuk mencari “kebebasan” dan ingin sekali menjadi seorang blogger, khususnya travel blogger karena saya rasa itu adalah passion saya. Saat itu belum ada perkembangan berarti yang bisa meyakinkan mereka bahwa saya akan berhasil, bahkan saya sempat mengalami keterpurukan. Dan pada saat itu pula mereka semua perlahan mulai meninggalkan saya.

Ketika tabungan mulai habis dan semuanya mulai meninggalkan saya, hanya notebook ini dan dukungan dari Ayahanda saya sajalah yang saya miliki waktu itu. Saya pun bertekad untuk tidak menyia-nyiakan dukungan mental itu, dan dengan notebook ini sebagai senjata saya mulai bekerja keras untuk bergerak melawan keterbatasan. Untunglah notebook ASUS yang saya miliki ini memiliki ketahanan yang cukup untuk mengimbangi kerja keras saya dan tidak mengalami rewel sedikitpun! Dan alhamdulillah kerja keras itu mulai membuahkan hasil ketika salah satu blog bertema teknologi yang saya kelola mulai memberikan penghasilan rutin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saya hingga kini saya dapat hidup mandiri.

Karena semua kelebihan fitur serta daya tahan hardware yang dimilikinya itulah saya menjadi tidak ragu untuk memilihkan sebuah notebook ASUS untuk adik saya yaitu ASUS X44H. Ya, seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, ASUS merupakan brand notebook favorit saya dan itu bukanlah sebuah kiasan semata. Saya baru saja mulai “berpetualang” dan saat ini sedang berada di kota Yogyakarta untuk mulai mewujudkan mimpi saya untuk menjadi seorang travel blogger dengan masih menggunakan ASUS K43U sebagai senjata andalan saya untuk menulis review tentang kota pelajar ini dalam beberapa bulan kedepan. Senang rasanya dapat memanfaatkan teknologi yang ada untuk dapat mengejar sebuah mimpi, bersama ASUS sebagai notebook terbaik dan favoritku.

ASUS Milik saya dan adik saya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY