Home Daily Life Aku dan Kriteria Gadis Idaman yang Berubah Seiring Waktu

Aku dan Kriteria Gadis Idaman yang Berubah Seiring Waktu

1673
2
SHARE

Aku dan Kriteria Gadis Idaman yang Berubah Seiring Waktu –ย Yang namanya anak labil, pasti pernah bangga dengan kenakalannya. Hihi, iya, aku dulu juga begitu kok. Entahlah, semacam ada kesenangan tersendiri dan ada kebanggaan yang dirasakan ketika kita memamerkan atau menceritakan “kenakalan” yang pernah kita perbuat pada teman-teman.

Tapi seiring berjalannya waktu, aku perlahan menyadari bahwa semua kesenangan itu yaa cuma kesenangan dan kebanggaan semu aja, dan nggak ada manfaatnya buat kehidupanku. Perlahan tapi pasti, aku mulai mencoba berubah, meninggalkan hampir semua kenakalan yang sudah pernah ku perbuat, untuk menjadi orang yang lebih baik.

Perubahan ini juga mempengaruhi “selera” ku soal kriteria gadis idamanku. Dan disini, aku ingin bercerita sedikit mengenai hal itu, yang mungkin bisa diambil pelajarannya, khususnya bagi gadis-gadis yang mengidamkan calon atau suami yang baik-baik. Iya, suami yaa, bukan pacar. Karena sejatinya, nggak ada yang namanya pacaran serius. Kalo serius yaa nikah ๐Ÿ˜€

Gadis Bertatto

Sejak SMP hingga awal masuk SMA, aku pernah mengidamkan untuk punya pacar bertatto. Bukan cuma tatto secuil aja, tapi lebih seperti menutupi tangannya agar nampak lebih bengal. Entah kenapa aku sampai bisa mengidamkan gadis yang seperti itu ๐Ÿ˜€

Mungkin karena waktu itu, aku masih aktif jadi anak band (vokalis / drummer), dimana rata-rata personil grup band idolaku semuanya mempunyai tatto. Dan pastinya, ada kebanggaan tersendiri di depan teman-temanku jika aku bisa menggaet gadis seperti itu. Untungnya, aku tak pernah menemukan gadis dengan kriteria tersebut ๐Ÿ˜€

Gadis Kalem

Sejak memutuskan untuk mengubah sikap, seleraku pun perlahan mulai berubah juga ke arah yang lebih baik. Aku ingin sekali punya pasangan yang agak kalem. Bukan pendiam, tapi kalem.

Sayangnya saat itu aku tak pernah mendapatkan gadis kalem sebagai pasanganku. Jadi yaudah, yang nggak kalem pun aku terima. Hihihi ๐Ÿ˜› Mungkin karena saat itu aku belum mengubah lingkungan pergaulanku ke arah yang lebih baik juga kali yaa, jadi aku tak bisa menemukannya.

BTW, dalam sejarahku berpacaran, hanya sekali saja aku diterima ketika aku mengutarakan perasaan. Sisanya, mereka yang “nembak” duluan ๐Ÿ˜›

Gadis Berhijab

Pernah sekali aku berpacaran dengan gadis berhijab. Dan bersama gadis inilah aku perlahan mulai menjalani lingkungan pertemanan yang baru, yang lebih baik. Di titik ini pula lah aku mulai merasa sudah jauh berubah dari aku yang dulunya bandel, menjadi anak yang baik. Hihihi ๐Ÿ˜€

Setelah putus, akupun kemudian mendambakan gadis lain yang juga berhijab, namun lebih sholeh. Tapi kemudian, aku tersadar akan sesuatu, bahwa aku takkan pernah mendapatkan “pacar yang sholeh” (sholihah), karena anak sholeh itu nggak pacaran ๐Ÿ™‚

Cewek sholeh nggak pacaran
Sumber: Facebook (entah aslinya darimana)

Jadi yaa untuk sekarang, harapanku sedikit berubah. Aku ingin punya istri yang sholihah. Mungkin kamu pernah denger ungkapan bahwa “cewek berhijab belum tentu baik”, tapi aku meyakini bahwa “cewek yang berusaha jadi baik, pasti berhijab”.

Tapi yaa masa menilai cewek baik atau nggak cuma dari pakaiannya doang sih? Eits, bukan begitu! Kalo ibarat sebuah produk makanan, kamu lebih pilih mana? Produk yang bungkusnya udah terbuka, atau yang masih terbungkus rapih? Yaps, analogi sederhananya sih seperti itu.

Buat seorang muslimah, berhijab itu adalah hal yang wajib. Tujuannya adalah untuk menutupi aurat agar tak mengundang nakalnya mata lelaki. Oleh karena itulah aku menilai, sebagian dari mereka yang memutuskan untuk berhijab adalah wanita yang berusaha untuk menjaga dirinya dari mata nakal para lelaki.

Iya, sebagian aja. Karena dari yang aku lihat, sayangnya masih banyak wanita yang berhijab semata hanya agar terlihat stylish dan justru agar menarik mata para lelaki nakal dengan segala macam model yang aneh-aneh. Bahkan, tak jarang pula mereka mengenakan pakaian ketat yang justru dengan jelas bakal memperlihatkan lekuk tubuhnya.

Tapi, Mas, itu kan hak mereka?! Kalo nggak pake gaya-gayaan begitu, nggak ada cowok yang ngelirik dong?

Kriteria gadis idaman
Sumber gambar : Devianart, by Ryuchi87

Hehe, iya, boleh kok. Cuman yaa nggak harus dandan yang heboh juga, kan? Kembali lagi ke tujuanmu berhijab. Kalo misalnya kamu berhijab semata agar kamu terlihat lebih cantik, yaa silakan. Itu hak mu. Tapi kalau kamu ingin supaya dirimu jadi lebih baik, atau minimal terlihat baik, yaa nggak perlu dandan yang heboh lah. Apalagi kalau misalnya kamu mendambakan sosok pria yang baik untuk jadi pasangan seumur hidupmu, tentu kamu juga mesti jadi baik, dimulai dari caramu berpakaian.

Nih ya, dari kacamataku yang sekarang ingin jadi baik dan ingin punya pasangan yang baik, gadis yang aku idamkan itu adalah gadis yang sholihah. Terus, darimana aku bisa tau (memperkirakan) gadis itu sholihah atau nggak? Yaa dimulai dari cara berpakaiannya.

Cara berpakaian yang kumaksud adalah yang sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslimah, yaitu menutupi auratnya. Bukan sekedar berhijab biasa, tapi benar-benar berpakaian agar minimal lekuk tubuhnya bisa disembunyikan. Banyak kok model baju muslim yang stylish namun tetap sopan.

Tapi Mas, tampilan luar kan nggak menjamin hatinya sama baiknya?

Iya, bener. Tapi…. Kembali lagi seperti yang udah aku sebut sebelumnya. Setidaknya, mereka sudah berusaha untuk terlihat baik, bukan? Dan lagi, dengan demikian, aku (yang dalam hal ini berperan sebagai lelaki baik-baik #uhuk) bakal lebih mudah untuk menemukan dan membedakan mana gadis yang ingin jadi baik (dengan berpakaian menutupi auratnya), dan mana gadis yang berhijab (nampak baik) namun sekedarnya aja.

BACA JUGA : Kenapa Kamu Tak Pernah Mendapatkan Pasangan Yang Baik?

Inget, tampilan diluar adalah “identitas diri” yang paling pertama dilihat oleh orang lain. Kalau kamu ingin mendapatkan pasangan yang baik, maka usahakanlah bahwa kamu sudah menunjukkan “identitas yang baik” di awal, agar semakin mudah lelaki baik untuk menemukanmu. Dan tentunya jangan cuma baik di tampilan aja, tapi hal lainnyaย juga harus mengimbangi. Rendah hati alias tidak sombong, itu saja sudah sangat cukup untuk mengimbangi penampilan yang baik.

Semoga tulisan ini bisa menjadi manfaat yaa, khususnya bagi kamu para muslimah. ๐Ÿ™‚

SOURCEDevianart
SHARE

Blogger lugu yang kadang punya rasa penasaran tinggi | Founder techijau.com & hayuklah.com | Main IG di @masbocah kadang main twitter juga di @PanduDryad

2 COMMENTS

  1. Comment:
    aq suka bnget sma postingannya mas bocah sangat fresh, segeer n gk bosenin bnget hehehee salam kenal yaa mas bocah ๐Ÿ™‚ dari meli yg lagi di ambon ๐Ÿ™‚

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here