Home Daily Life Bagaimana Menghadapi Orang Yang Membenci Kita

Bagaimana Menghadapi Orang Yang Membenci Kita

224851
180

Bagaimana Menghadapi Orang Yang Membenci Kita – Hidup ini penuh lika-liku, terkadang kita senang, terkadang kita sedih. Terkadang kita mendapatkan rejeki, tidak jarang pula kita mendapatkan cobaan. Ada yang menyukai kita, ada juga yang membenci kita. Yaa begitulah hidup. Sekian dan terima kasih sudah membaca artikel ini, sampai jumpa lagi! Eh, ternyata aku belum nulis apa-apa deng, hihihi 😛

Memang hidup tanpa lika-liku itu seperti masak sayur gak pake bumbu, rasanya hambar. Tapi bukan berarti kita harus membiarkan hidup kita penuh dengan masalah kan? Masalah hidup orang itu ada banyak macemnya, tapi kalo diliat-liat sebenernya masalah yang dimiliki satu orang dengan orang lain itu sama aja, cuman skenario atau jalan ceritanya aja yang beda. Dan salah satu masalah klasik yang ada di kehidupan manusia adalah soal saling membenci.

BACA JUGA : Tips menghadapi cobaan dan beban hidup

Orang bilang, haters (pembenci) akan selalu ada ketika kita memiliki apa yang tidak mereka miliki, seperti misalnya popularitas, prestasi, atau yang lainnya. Iya, itu bener kok, tapi perlu diingat juga bahwa kita bisa dibenci orang karena memang kita pantas untuk dibenci. Maksudnya gimana tuh? Sabar, nanti bakal aku jelasin dibawah. Makanya baca sampe akhir yaa!

Nah buat kamu yang ngerasa sedang dibenci orang, kamu jangan sewot atau sedih dulu karena pasti itu ada penyebabnya. Dan disini aku bakal ngebahas soal kenapa orang bisa membenci kita, sikap apa yang harus diambil agar mereka tidak membenci kita, dan juga cara menghadapi orang yang membenci. Langsung aja yuk ke pembahasan yang pertama :

Menghadapi orang yang membenci kita1. Kenapa orang membenci kita?

Itu adalah pertanyaan pertama yang seharusnya kamu pikirkan ketika kamu mengetahui ada seseorang atau bahkan mungkin beberapa orang yang tidak menyukaimu. Gak mungkin lah orang bakal benci tanpa sebab, meskipun kadang penyebab orang ngebenci kita itu gak masuk akal. Disinilah saatnya kamu instrospeksi diri atau mengoreksi diri kamu sendiri.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari tau apa yang salah dari dirimu dan sikapmu, bukan malah melawan mereka. Tapi perlu aku ingatkan, mengoreksi diri itu nggak segampang ngebalik chicken nugget di penggorengan, atau gak segampang ngabisin duit bapak-emak buat malem mingguan!

Orang sering kali dengan mudah bisa menyalahkan, mencaci, dan memaki kesalahan orang lain yang sebenarnya gak terlalu besar, tetapi kesalahan dirinya sendiri yang begitu besarnya sama sekali gak di sadari. Karena memang untuk melihat kesalahan dalam diri itu tidaklah mudah.

Apa yang harus kita lakukan agar kita dapat menyadari kesalahan kita? Cobalah untuk mengingat-ingat kembali apa aja sih yang pernah kamu lakukan kepada orang lain? Bukan hanya kepada orang yang membenci kamu, tetapi terhadap semua orang. Nilailah diri kamu seperti kamu menilai orang lain. Buang ego mu agar penilaianmu tidak dibutakan oleh ego.

Karena jika kamu masih menyimpan ego, maka kamu akan selalu berpikir bahwa kamu selalu benar sehingga kamu tidak akan pernah menemukan apa kesalahanmu. Dan yang paling penting, cobalah untuk bersikap rendah hati ketika kamu menilai dirimu sendiri.

“Hemm, mungkin aku terlalu sombong kali ya dimata mereka. Aku kan juga gak suka sama orang sombong, masa aku sendiri sombong sih? Pantesan aja mereka gak suka ama aku”

“Mungkin aku terlalu bertindak semenamena sama mereka kali ya? Aku kan juga gak suka diperlakukan sembarangan, apalagi diperintah-perintah seenak jidat!”

“Apa karena aku sering ngomongin orang dari belakang ya? Aku kan juga gak suka diomongin dari belakang. Pantesan aja mereka gak suka sama aku.”

“Apa karena aku terlalu sering memaksakan kehendakku ya? Mau dituruti tapi gak mau menuruti dan gak peduli soal kepentingan mereka. Pantesan aja mereka menghindari aku”

Nah diatas itu adalah contoh perenungan diri yang bisa kamu lakukan, dan masih banyak lagi contoh perenungan lain yang pastinya harus disesuaikan dengan keadaanmu. Kalo kamu sudah menemukan kesalahanmu, perlahan coba perbaiki kesalahanmu itu.

Jika mereka yang membencimu itu orang baik, pasti mereka bakal menyadari perubahan sikapmu dan mungkin perlahan mereka akan mulai menyukaimu. Tapi inget, hal yang sebelumnya sudah pernah kamu rusak, akan sulit untuk kamu perbaiki lagi. Jadi intinya, sikap orang lain bisa berubah seperti bagaimana kamu merubah sikapmu sendiri. Itu poin yang pertama.

2. Sikap apa yang harus diambil agar orang tidak membenci kita?

Kalau kamu sudah menjalankan poin yang pertama, sekarang saatnya kamu bersikap jantan (kalo cowok) atau berani. Eits, berani disini bukan berarti ngajakin mereka buat berantem yaa. Berani disini artinya adalah berani mengakui kesalahanmu, berani meminta maaf atas semua kesalahanmu kepada mereka yang membencimu karena sikap burukmu.

Kalaupun kamu gak cukup berani untuk meminta maaf, setidaknya kamu harus berani merubah sikapmu untuk menjadi lebih baik dimata mereka. Namun alangkah baiknya kalau kamu juga meminta maaf (jika memang merasa punya salah) karena orang yang paling berani adalah orang yang mau mengakui kesalahannya.

Namun tentunya perubahan sikapmu yang mendadak ini akan dianggap aneh oleh mereka, dan itu sangat wajar. Mereka akan mulai terbiasa kalau kamu mampu menjaga konsistensi dari perubahan sikapmu tersebut. Tapi ada kemungkinan kalo mereka bakal semakin mencemooh mu atas sikapmu ini, dan yang harus kamu lakukan adalah tetap kendalikan emosimu dan tetap tenang.

Dulu aku sendiri lebih memilih untuk berubah menjadi pendiam. Karena menurutku, semakin sedikit kita berbicara, maka semakin sedikit pula kesalahan yang mungkin bisa kita perbuat melalui lisan kita. Ngerti kan maksudnya? Apa yang mereka katakan tentang kamu, cuekin aja. Cuek disini dalam arti kamu tetap memperhatikan mereka, namun kamu memilih untuk tetap diam.

CATATAN : Diam disini bukan berarti kamu bener-bener jadi seorang yang pendiam hingga menyembunyikan bakat yang kamu punya. Diam disini artinya adalah menahan diri untuk merespon apa yang mereka ucapkan tentangmu.

Namun perlu kuingatkan bahwa tahap ini adalah yang paling sulit, seperti ulat yang akan berubah menjadi kupu-kupu, tahap ini adalah tahap dimana kita menjadi kepompong. Pada saat menjadi ulat, kita bakal dibenci. Ketika menjadi kepompong, adalah saat yang paling rapuh dari dirimu. Kenapa aku mengibaratkan tahap ini sebagai tahap kepompong? Karena disini mungkin kamu bakal bener-bener ngerasa sendirian dan itu bener-bener saat dimana seseorang merasa sangat rapuh.

Dan kalau kamu sukses melewati tahap ini, maka kamu akan siap menjadi kupu-kupu yang disukai banyak orang. Seperti itulah kira-kira analoginya. Dan perlu kuingatkan bahwa semua poin yang sudah dan akan kutuliskan disini harus bener-bener diresapi supaya kamu mengerti. Kalau ada yang tidak dimengerti, silahkan ulangi membaca dari awal dan resapi dengan hati-hati, oke?

3. Lalu bagaimana jika mereka tetap membenci kita?

Seperti yang udah aku sebutin diatas, tahap kedua itu adalah tahap yang paling sulit untuk dijalankan. Kesabaran dan sikap konsisten adalah kuncinya. Kalo kamu gagal melewati fase “kepompong” itu, maka kamu gak akan menjadi kupu-kupu yang disukai orang, melainkan kepompong mu akan membusuk dan tidak menjadi apa-apa. Itu artinya jika ditengah jalan sikapmu kembali seperti semula (sikap yang dibenci orang) maka kamu akan makin dibenci orang dikemudian hari dan mungkin gak akan pernah disukai orang banyak seperti hal nya kupu-kupu.

Semua butuh proses! Perubahan sikapmu aja butuh proses, kan? Jadi perubahan sikap mereka terhadapmu pastinya juga perlu proses. Dan kalau mereka tetep ngebenci kamu setelah kamu benar-benar berubah, yang harus kamu lakukan adalah :

Berkaca dengan sikap mereka terhadapmu, hindari semua sikap yang mereka lakukan kepadamu. Jadikan mereka contoh buruk dan berjanjilah untuk selalu menjauhi sikap yang mereka miliki itu.

Sikap rendah hati adalah kuncinya. Setidaknya, kalo kamu mendapatkan atau berkenalan dengan orang baru, nantinya akan lebih banyak orang yang menyukaimu daripada yang membencimu. Dan jika kamu sudah menjalankan dengan benar semua poin yang aku tuliskan disini, aku yakin di kemudian hari kamu gak bakal terlalu mengambil pusing terhadap orang yang membencimu. Dan satu lagi pesan dariku untuk posting kali ini :

Akan lebih baik jika kamu meladeni orang-orang yang menyukaimu saja. Karena jika kamu melawan atau meladeni mereka yang membencimu dengan kebencian juga, itu artinya kamu gak jauh beda dari mereka, dan itu hanya membuang waktumu.

Nah mungkin itu aja sih yang bisa aku tuliskan disini. Intinya adalah bukan melawan kebencian dengan kebencian juga, tapi menjadikan kebencian orang lain sebagai dorongan untuk instrospeksi diri dan menjadikan diri kita lebih baik lagi. Semoga ini bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua. Punya pendapat lain? Komen aja, gratis kok! Follow twitter atau Google Plus Mas Bocah juga boleh 😛 Semoga bermanfaat 😀

180 COMMENTS

  1. ADIK SAYA SAAT INI SEDANG DIBENCI ATASANNYA KARENA :
    1. Atasannya pernah mau pinjam uang ke ADIK saya, tetapi adik saya tidak memberi pinjaman dengan alasan tidak punya uang yang mana anaknya sedang kuliah di luar kota.
    2. Adik saya pernah sakit dan berobat ke luar negeri dan chek up di RS tempat kerja, sehingga permisi berobat keatasannya. Atasannya marah dan bilang kok beberapa hari ini sering nggak masuk karena sakit. Adik saya bilang, semua orang tidak suka sakit pak, makanya berobat biar sembuh.
    3. Teman kantor Adik saya, sering ingin menyerobot/mengambil pekerjaan teman-teman sekantornya, dengan cara pintar overacting keatasannya dan terus membujuk atasan agar pekerjaan adik saya diberikan kepada teman kantor adik saya. dan mau meminjamkan uangnya kepada atasannya sesuai yg dikehendaki atasannya.
    4. Semua pekerjaan adik saya diambil alih orang temannya yang suka penjilat/overacting ke atasannya tersebut, sehingga pekerjaan adik saya saat ini hanya duduk-duduk saja di kantor.
    5. Adik saya jumpai atasnnya menanyakan kenapa pekerjaannya semua diberikan kepada temannya. Atasannya bilang, dengan nada nggak suka kepada adik saya, biar sajalah dia yang ngerjakan itu semua, dia mampu kok ngerjakan
    6. Adik saya pun mengirim SMS kepada atasannya, mohon pertimbangan dan apa salah salah saya, pesan adik saya. saya kemarin sakit, setelah sembuh kok malah semua pekerjaan saya sudah dialihkan kepada teman itu. Atasannya dengan kesal bilang, ya udahlah biarkan dia semua yang mengerjakan itu.
    7. menurut adik saya, atasannya benci melihatnya karena kehidupan keluarga Adik saya lebih baik dan kok bisa mampu berangkat keluar kota juga keluar negeri dan menyekolahkan anak-anaknya ke luar kota. Ada rasa syirik dan cemburu melihat anggotanya lebih mampu perekonomiannya.
    8. Bagaimana cara agar adik saya bisa kembali mendapatkan pekerjaannya yang dulu?

    • Agak rumit sih ini ..

      Soalnya nggak paham jabatan si atasannya itu apa? Terus kira-kira dia punya atasan lagi apa nggak? Kalopun mau diselesaikan langsung ke atasan yang ini, pasti bakal sulit (karena udah terlanjur nggak suka), jadi mesti melalui orang lain yang posisinya sejajar atau diatas si atasannya tadi.

  2. bapak kontrakan saya ngak suka sama saya karena saya masukin motor malam dan kurang bicara/ sosialisasi. padahal kalau ada waktu saya sering tanya.. ya paling ngak nyapa… ya mungkin karena masukin motor malam jam 10 padahal saya pikir kalau misal malem tiba tiba lapar mau kluar paling ngak motor udah stay… nah kalu udah ngak dipakai ya tak masukin…
    terus terang ngak nyaman kalu ada yang ngak suka… yah mungkin besok aku ngekos ndak ngontrak lagi… rasanya ngak nyaman aja

  3. Saya waktu smp biasa-biasa aja dan hampir gaaada masalah sama kakak kelas. Tapi waktu sma mulailah timbul permasalahan yang gajelas terjadi pada diriku. Awalnya cuman masalah antar temen sekelas dan sampe sekarang hubungan kita jadi berbeda lah. Tapi itu masih belum apa-apa karna saat aku mulai ikut organisasi sekolah otomatis aku akan berhadapan dengan kakak tingkat yang ada di organisasi tersebut. Yah aku tau kalau mungkin aku tampangnya judes diliat orang karna emang banyak yang bilang begitu, tapi aku ga ada sama sekali buat kayak begitu dan mungkin banyak yang salah paham. Aku kena masalah sama kakak kelas karena motto hidup saat aku mengikuti organisasi itu dianggap sok dan kurang ajar. Yah emang gabisa samain dulu dan sekarang. Dulu aku ngasi julukan kakak kelas didepannya aja dia biasa aja tuh, tapi sekarang hanya masalah itu saja seluruh kelas angkatannya tau aku. Akupun setiap hari di julidin,disindir, dan di nyinyir. Sampe yang paling parah ni, vidioku di upload di sosmednya dengan caption kayak ngatain aku gitu. Aku juga taunya dari kakak temenku yang ngefollow ignya dia. Aku ga bisa tidur saat tau hal itu. Aku bingung kedepannya aku harus gimana gitu ?. Yah hal baiknya dia udah mau tamat, tapi tetep aja kan pasti bakal ada bekas bekas omongannya yang tertinggal.

    • Hmm, pertama untuk soal muka judes. Coba untuk mulai senyumin orang kalo misal kita tau kalo orang itu sedang memperhatikan kita. Gausah senyum yang gimana-gimana, cukup apa adanya aja.

      Kedua soal “motto hidup” itu. Karena aku nggak tau motto apa yang kamu sebutin, jadi aku gabisa komentar atau menilai itu beneran kurang ajar atau nggak. Tapi yang jelas, emang kadang ada orang yang terlalu sensitif terhadap perkataan / ucapan. Jadi mulai sekarang berhati-hatilah dalam berucap (walau itu bercanda sekalipun) karena bisa menyinggung orang lain.

      Terus yang ketiga soal vidio dsb itu (aku anggap itu sebagai pembullyan). Sebaiknya kamu tetap tenang dan nggak menanggapinya. Cuek aja, mau diolok-olok kek, santai aja, selama dia nggak main fisik sih aman lah. Dan usahakan jangan pasang ekspresi kesal kalo lagi digituin, karena bisa bikin mereka makin menjadi-jadi. Cukup lirik sebentar dan kasih senyuman agak sinis, semacem lagi bilang “apaan sih nggak jelas” gitu (semoga paham maksudku). Tapi jangan terlihat sinis banget ya, ntar disangka nantangin.

      Inget poin kedua, orang kadang terlalu sensitif akan sesuatu.

  4. Nih aku sebutin masalahku ya meskipun sebenernya masi banyak yang puny masalah lebih besar dari aku.
    1. Salah bersikap sama temen
    Aku pernah salah karna ga ngajakin temenku makan bareng di kfc dan karna itu kita musuhan. Awalnya dia ngata-ngatain aku di line dan disekolah kita ga ngomong sama sekali. Akhirnya masalah itu aku diemin tapi bukannya membaik malah menyebar. Akhirnya kita sindir-sindiran dan terjadi perkelahian padahal waktu itu aku baru aja keterima disekolah. Akhirnya satu kelas ngadain rapat dan disana aku nangis nangis sambil nentang omongan dia yang sebenernya bullshit itu. Jadi sampe sekarang hubungan kita yang awalnya deket banget jadi gapernah ngomong bahkan aku duduk satu bangku sama dia.
    2. Aku pernah bolos extra dan saat itu aku ga sendirian karna 80% temen sekelas juga bolos. Alasan aku bolos karna setiap kegiatan extra kami selalu di siksa kayak disuruh push up, disindir,dibentak yaa mana ada sih orang mau digituin. Dan kenapa aku ikut extra itu? Iya karna extra iti wajib diikuti oleh kelas 10 disekolahku dan kalau bisa keluar ya aku uda keluar dari dulu. Tapi bodohnya aku ketauan ngebolos sama kakak pembina extra tersebut yang akhirnya aku dan temenku diomongin satu angkatan. Saat kita mau kekantin juga ada yang nyindir bahkan digossipin. Yang aku lakukan adalah minta maaf ke kakak pembinanya,tapi kita malah dikerjain sama mereka dan dikasi hukuman berantai karna pembina extranya bukan hany 1 orang aja. Oleh karena itu, satu angkatan kenal sama aku karna hal yang buruk.
    3. Nah ini yang paling parah. Aku berurusan sama kakak kelas 12 sedangkan aku baru kelas 10 yang dimana aku gatau apa apa tentang kerasnya kehidupan disekolah baruku. Saat itu aku ingin punya pengalaman di salah satu organisasi sekolah dan aku orangnya terkenal humoris diantara teman teman yang udah mengenal aku. Akupun sengaja buat lucu-lucuan nulis motto hidupku yang akhirnya kakak kelas ga terima dan beranggapan aku kurang ajar. Aku pun dibicarain sama dia sampe disindir sindir. Dia juga pernah gossipin aku diparkiran sama alumni sekolah kita dan akhirnya berita itu menyebar dikalangan kakak kelas. Aku langsung minta maaf sama dia dan dia bilang”oke” gitu doang. Lama kelamaan kita ada pemilihan pengurus dan saat aku diwawancarai aku dijudesin dan di sindir lagi sama dia. Akupun menjawab dengan percaya diri karna aku juga ikut debat mungkin naluriku keluar. Dan aku banyak sekali dikata-katain saat wawancara itu. Setelah itu aku dapet pesen dari temenku dia ngirimin screenshot dari hp kakaknya yang berteman sama kakak senior yang wawancarain aku tadi. Dan foto itu ada vidioku yang di upload sama dia ke sosmednya yang captionnya ngata-ngatain aku. Aku gaada follow sosmednya dan aku bener bener rasanya takut banget. Aku gapernah ngalamin kejadian begitu. Parah banget vidioku diupload dan dilike semua followersnya dan captionnya kayak ngatain aku gitu baru aku bisa jawab semua wawancaranya.
    Jadi apa nih solusi dari masalahku aku juga gatau karna seumur umur aku baru ngalamin kejadian kayak begini.

  5. Aku di benci temen karena lisanku.sekarang aku ingin memperbaiki itu
    Temen ku bilang dia ingin aku seperti dulu ndak sekarang.tapi aku berubah karena dia.

  6. gimana nih kak, dari awal emang aku yg salah dan aku udah minta maaf ke mereka. tapi respon mereka bisa dikatakan seperti “balas dendam”
    mereka sekarang malah nyindir” aku di sosmed bahkan hampir tiap hari. jadi aku harus gimana kak?
    aku udah coba gak peduli dan “bodo amat” tpi sering kepikiran gitu kak 🙁
    tolong solusinya ya kak 🙁

  7. gimana nih kak, dari awal emang aku yg salah dan aku udah minta maaf ke mereka. tapi respon mereka bisa dikatakan seperti “balas dendam”
    mereka sekarang malah nyindir” aku di sosmed bahkan hampir tiap hari. jadi aku harus gimana kak?
    aku udah coba gak peduli dan “bodo amat” tpi sering kepikiran gitu kak 🙁
    tolong solusinya ya kak 🙁

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here