Home Daily Life Bagaimana Menghadapi Orang Yang Membenci Kita

Bagaimana Menghadapi Orang Yang Membenci Kita

214784
162

Bagaimana Menghadapi Orang Yang Membenci Kita – Hidup ini penuh lika-liku, terkadang kita senang, terkadang kita sedih. Terkadang kita mendapatkan rejeki, tidak jarang pula kita mendapatkan cobaan. Ada yang menyukai kita, ada juga yang membenci kita. Yaa begitulah hidup. Sekian dan terima kasih sudah membaca artikel ini, sampai jumpa lagi! Eh, ternyata aku belum nulis apa-apa deng, hihihi 😛

Memang hidup tanpa lika-liku itu seperti masak sayur gak pake bumbu, rasanya hambar. Tapi bukan berarti kita harus membiarkan hidup kita penuh dengan masalah kan? Masalah hidup orang itu ada banyak macemnya, tapi kalo diliat-liat sebenernya masalah yang dimiliki satu orang dengan orang lain itu sama aja, cuman skenario atau jalan ceritanya aja yang beda. Dan salah satu masalah klasik yang ada di kehidupan manusia adalah soal saling membenci.

BACA JUGA : Tips menghadapi cobaan dan beban hidup

Orang bilang, haters (pembenci) akan selalu ada ketika kita memiliki apa yang tidak mereka miliki, seperti misalnya popularitas, prestasi, atau yang lainnya. Iya, itu bener kok, tapi perlu diingat juga bahwa kita bisa dibenci orang karena memang kita pantas untuk dibenci. Maksudnya gimana tuh? Sabar, nanti bakal aku jelasin dibawah. Makanya baca sampe akhir yaa!

Nah buat kamu yang ngerasa sedang dibenci orang, kamu jangan sewot atau sedih dulu karena pasti itu ada penyebabnya. Dan disini aku bakal ngebahas soal kenapa orang bisa membenci kita, sikap apa yang harus diambil agar mereka tidak membenci kita, dan juga cara menghadapi orang yang membenci. Langsung aja yuk ke pembahasan yang pertama :

Menghadapi orang yang membenci kita1. Kenapa orang membenci kita?

Itu adalah pertanyaan pertama yang seharusnya kamu pikirkan ketika kamu mengetahui ada seseorang atau bahkan mungkin beberapa orang yang tidak menyukaimu. Gak mungkin lah orang bakal benci tanpa sebab, meskipun kadang penyebab orang ngebenci kita itu gak masuk akal. Disinilah saatnya kamu instrospeksi diri atau mengoreksi diri kamu sendiri.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari tau apa yang salah dari dirimu dan sikapmu, bukan malah melawan mereka. Tapi perlu aku ingatkan, mengoreksi diri itu nggak segampang ngebalik chicken nugget di penggorengan, atau gak segampang ngabisin duit bapak-emak buat malem mingguan!

Orang sering kali dengan mudah bisa menyalahkan, mencaci, dan memaki kesalahan orang lain yang sebenarnya gak terlalu besar, tetapi kesalahan dirinya sendiri yang begitu besarnya sama sekali gak di sadari. Karena memang untuk melihat kesalahan dalam diri itu tidaklah mudah.

Apa yang harus kita lakukan agar kita dapat menyadari kesalahan kita? Cobalah untuk mengingat-ingat kembali apa aja sih yang pernah kamu lakukan kepada orang lain? Bukan hanya kepada orang yang membenci kamu, tetapi terhadap semua orang. Nilailah diri kamu seperti kamu menilai orang lain. Buang ego mu agar penilaianmu tidak dibutakan oleh ego.

Karena jika kamu masih menyimpan ego, maka kamu akan selalu berpikir bahwa kamu selalu benar sehingga kamu tidak akan pernah menemukan apa kesalahanmu. Dan yang paling penting, cobalah untuk bersikap rendah hati ketika kamu menilai dirimu sendiri.

“Hemm, mungkin aku terlalu sombong kali ya dimata mereka. Aku kan juga gak suka sama orang sombong, masa aku sendiri sombong sih? Pantesan aja mereka gak suka ama aku”

“Mungkin aku terlalu bertindak semenamena sama mereka kali ya? Aku kan juga gak suka diperlakukan sembarangan, apalagi diperintah-perintah seenak jidat!”

“Apa karena aku sering ngomongin orang dari belakang ya? Aku kan juga gak suka diomongin dari belakang. Pantesan aja mereka gak suka sama aku.”

“Apa karena aku terlalu sering memaksakan kehendakku ya? Mau dituruti tapi gak mau menuruti dan gak peduli soal kepentingan mereka. Pantesan aja mereka menghindari aku”

Nah diatas itu adalah contoh perenungan diri yang bisa kamu lakukan, dan masih banyak lagi contoh perenungan lain yang pastinya harus disesuaikan dengan keadaanmu. Kalo kamu sudah menemukan kesalahanmu, perlahan coba perbaiki kesalahanmu itu.

Jika mereka yang membencimu itu orang baik, pasti mereka bakal menyadari perubahan sikapmu dan mungkin perlahan mereka akan mulai menyukaimu. Tapi inget, hal yang sebelumnya sudah pernah kamu rusak, akan sulit untuk kamu perbaiki lagi. Jadi intinya, sikap orang lain bisa berubah seperti bagaimana kamu merubah sikapmu sendiri. Itu poin yang pertama.

2. Sikap apa yang harus diambil agar orang tidak membenci kita?

Kalau kamu sudah menjalankan poin yang pertama, sekarang saatnya kamu bersikap jantan (kalo cowok) atau berani. Eits, berani disini bukan berarti ngajakin mereka buat berantem yaa. Berani disini artinya adalah berani mengakui kesalahanmu, berani meminta maaf atas semua kesalahanmu kepada mereka yang membencimu karena sikap burukmu.

Kalaupun kamu gak cukup berani untuk meminta maaf, setidaknya kamu harus berani merubah sikapmu untuk menjadi lebih baik dimata mereka. Namun alangkah baiknya kalau kamu juga meminta maaf (jika memang merasa punya salah) karena orang yang paling berani adalah orang yang mau mengakui kesalahannya.

Namun tentunya perubahan sikapmu yang mendadak ini akan dianggap aneh oleh mereka, dan itu sangat wajar. Mereka akan mulai terbiasa kalau kamu mampu menjaga konsistensi dari perubahan sikapmu tersebut. Tapi ada kemungkinan kalo mereka bakal semakin mencemooh mu atas sikapmu ini, dan yang harus kamu lakukan adalah tetap kendalikan emosimu dan tetap tenang.

Dulu aku sendiri lebih memilih untuk berubah menjadi pendiam. Karena menurutku, semakin sedikit kita berbicara, maka semakin sedikit pula kesalahan yang mungkin bisa kita perbuat melalui lisan kita. Ngerti kan maksudnya? Apa yang mereka katakan tentang kamu, cuekin aja. Cuek disini dalam arti kamu tetap memperhatikan mereka, namun kamu memilih untuk tetap diam.

CATATAN : Diam disini bukan berarti kamu bener-bener jadi seorang yang pendiam hingga menyembunyikan bakat yang kamu punya. Diam disini artinya adalah menahan diri untuk merespon apa yang mereka ucapkan tentangmu.

Namun perlu kuingatkan bahwa tahap ini adalah yang paling sulit, seperti ulat yang akan berubah menjadi kupu-kupu, tahap ini adalah tahap dimana kita menjadi kepompong. Pada saat menjadi ulat, kita bakal dibenci. Ketika menjadi kepompong, adalah saat yang paling rapuh dari dirimu. Kenapa aku mengibaratkan tahap ini sebagai tahap kepompong? Karena disini mungkin kamu bakal bener-bener ngerasa sendirian dan itu bener-bener saat dimana seseorang merasa sangat rapuh.

Dan kalau kamu sukses melewati tahap ini, maka kamu akan siap menjadi kupu-kupu yang disukai banyak orang. Seperti itulah kira-kira analoginya. Dan perlu kuingatkan bahwa semua poin yang sudah dan akan kutuliskan disini harus bener-bener diresapi supaya kamu mengerti. Kalau ada yang tidak dimengerti, silahkan ulangi membaca dari awal dan resapi dengan hati-hati, oke?

3. Lalu bagaimana jika mereka tetap membenci kita?

Seperti yang udah aku sebutin diatas, tahap kedua itu adalah tahap yang paling sulit untuk dijalankan. Kesabaran dan sikap konsisten adalah kuncinya. Kalo kamu gagal melewati fase “kepompong” itu, maka kamu gak akan menjadi kupu-kupu yang disukai orang, melainkan kepompong mu akan membusuk dan tidak menjadi apa-apa. Itu artinya jika ditengah jalan sikapmu kembali seperti semula (sikap yang dibenci orang) maka kamu akan makin dibenci orang dikemudian hari dan mungkin gak akan pernah disukai orang banyak seperti hal nya kupu-kupu.

Semua butuh proses! Perubahan sikapmu aja butuh proses, kan? Jadi perubahan sikap mereka terhadapmu pastinya juga perlu proses. Dan kalau mereka tetep ngebenci kamu setelah kamu benar-benar berubah, yang harus kamu lakukan adalah :

Berkaca dengan sikap mereka terhadapmu, hindari semua sikap yang mereka lakukan kepadamu. Jadikan mereka contoh buruk dan berjanjilah untuk selalu menjauhi sikap yang mereka miliki itu.

Sikap rendah hati adalah kuncinya. Setidaknya, kalo kamu mendapatkan atau berkenalan dengan orang baru, nantinya akan lebih banyak orang yang menyukaimu daripada yang membencimu. Dan jika kamu sudah menjalankan dengan benar semua poin yang aku tuliskan disini, aku yakin di kemudian hari kamu gak bakal terlalu mengambil pusing terhadap orang yang membencimu. Dan satu lagi pesan dariku untuk posting kali ini :

Akan lebih baik jika kamu meladeni orang-orang yang menyukaimu saja. Karena jika kamu melawan atau meladeni mereka yang membencimu dengan kebencian juga, itu artinya kamu gak jauh beda dari mereka, dan itu hanya membuang waktumu.

Nah mungkin itu aja sih yang bisa aku tuliskan disini. Intinya adalah bukan melawan kebencian dengan kebencian juga, tapi menjadikan kebencian orang lain sebagai dorongan untuk instrospeksi diri dan menjadikan diri kita lebih baik lagi. Semoga ini bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua. Punya pendapat lain? Komen aja, gratis kok! Follow twitter atau Google Plus Mas Bocah juga boleh 😛 Semoga bermanfaat 😀

162 COMMENTS

  1. Mnurut sya org yg mmbnci kita tnpa ada alasan.itu hnya org bodohh…
    pengalaman sya slalu di bnci dg tmn bahkan jga sepupu..smua’y aku tlh sadari dr dri sndiri..
    aku tnyakan pda mreka, dan dia gk bsa mnjwab kesalahan apa yg tlh aku prbuat slma ini..
    Apa mngkin kbencian dr dri sya brAlurr dr kutukan. aku sgt bingung pda smua ini.

  2. sekarang saya sedang mengalami nya, saya ngekos, ibu kos saya seperti membeda beda kan saya dengan lain, dia bilang semua anggota punya sampah, adalah sampahnya, tetapi sampah saya, adalah sampah saya, ketika dia mengumpulkan semua hal kotor, barang kotor saya hanya punya saya, ketika ada diskusi saya memberi pendapat, menurut kefahaman saya, dia membentak saya, seperti menyuruh saya jangan ikut obrolan mereka, semoga Allah memberi hidayah, aamiin, inshaAllah

  3. coba berbuat baik juga ama dia, biasa aja sih tapi ngga usah baik yang berlebihan nanti malah aneh hehe.

    jadi inget cerita Rasulullah SAW yang suka ngasih makan ke pengemis buta. Pengemisnya sambil disuapin malah menggunjing Rasul, kayak ngegosipin gitu, kagak tau siapa yang lagi di depannya nyuapin dia TT__TT

    Pas Rasul udah meninggal, gantian sahabatnya yang nyuapin pengemis itu. Tapi pengemis bilang, kok beda ya. Biasanya yang nyuapin saya lebih lembut.

    Kata sahabatnya, “Itu Rasulullah SAW” nangis lah pengemis itu TT__TT bahkan sampai akhir hayatnya nabi, dia masih belum nyadar siapa yang selama ini berbuat baik ke dia.

    Hiiiks aku selalu ingat cerita itu kalau ada orang-orang yang nampak “aneh” ke kita.

  4. Saya punya sahabat, sahabat saya itu lagi membenci saya padahal dihati saya gak ada rasa benci sedikitpun ke mereka. Saat mereka sedih aku selalu nyemangatin tapi saat aku sedih gak ada yang nyemangatin aku dan saat ini mereka benci sama aku dengan alasan yang gak sesuai dengan sikapku. Dia bilang aku pilih pilih lah gak mau diajak main lah dan yang laen laen aku selalu sabar denhan semua perkataannya tapi dia gak pernah sadar dengan sifat nya

  5. Bagaimana jika kita tidak melakukan kesalahan tersebut tapi mereka masih saja menuduh kita,misalnya menuduh kita mencuri,bermuka dua,atau pun lain lain,padahal kita ngak slah,bagaimana cara mengatasinya?
    Tolong Sarannya😊

  6. Kalo saya fokus sama apa yg sedang saya kejar fokus dengan potensi yang saya punya karena masih banyak org yg mendukung saya menyukai saya memotivasi saya. Percaya karena Allah bersama org” yg benar kok, suatu saat bakal kefikir juga apa gunanya membenci org lain karena sesuatu yg positif. Sesuatu yg positif tuh harus didukung bukan di benci ya ga sih

  7. Tanpa sebab akibat orang yang selama ini qu anggap adik ternyata diam diam mulai membenciku tidak suka dengan qu dan tidak respon qu tidak tau apa penyebabnya…..

  8. Comment:saya dibenci teman saya karena dianggap soksokan dalam hal futsal. Toh saya sebenarnya hanya ingin mengembangkan bakat saya dan mengajarkan kepada orang lain sebisa saya. setiap saya bertingkah atau berkata seakan akan saya dianggap menyindir. Jujur saya sangat ingin berteman dgn mreka akan tetapi setiap bertemu mereka menatap dgn sinis. Saya khawatir jika permasalahan ini tidak dapat terselesaikan.

    • Itu berarti mereka yang membesar-besarkan masalah… Hidup ini memang lucu… Aku juga gitu… Hanya karena masalah tugas & presentasi, hampir separuh angkatan dihasut seolah saya ini blablabla lah…

  9. Gimana ngomongnya ya.. mungkin saya ada di bagian si pembenci… tapi saya punya alasan bagaimana saya punya rasa benci kepada teman saya itu… jika saya sudah berbuat baik pun… sepertinya teman saya mengulangi hal yang tidak saya sukai lagi… saya merasa capek dengan hal ini.. jika author ada di posisi saya apa yang seharusnya di lakukan

    • Sama ini masalahnya dengan saya. Ini terjadi di lingkungan kampus saya. Saya ada di posisi di mana sekalipun saya sudah berbenah & bersikap baik ke mereka, tetapi mereka (yang benci saya) tetap saja tidak berubah (membenci saya). Seolah masalah seperti itu berlaku satu arah saja tanpa adanya usaha dari dua pihak (untuk berubah). Seolah kesalahan saya tidak bisa dimaafkan. Seolah waktu itu statis, padahal waktu itu berjalan terus. Langit saja tidak melulu gelap, bisa jadi terang.

      Kalau saya ya solusinya diam saja, bahasa jawanya “nriman”, meskipun harus diakui ada saat-saat sulit dan berat pergi ke mana-mana di lingkungan jurusan saya tanpa adanya teman. Benar kata artikel ini: capek ngurusin orang yang membenci kita, karena itu gak akan ada habisnya dan dengan kondisi seperti itu diri kita gak akan bisa berkembang, lebih baik bareng dengan orang yang mau berjalan bersama-sama kita dan sebagai rasa terima kasih maka berkorbanlah bagi mereka.

      • Saat ini saya sedang berada di kondisi yg persis Mas Kambing rasakan, dimana teman dekat saya di kantor membenci saya, saya akui kesalahan saya dan mencoba introspeksi diri dan tidak mengulangi hal itu lagi tetapi kalau tetap tidak ada respon bagaimana? Apakah masalah Mas Kambing sudah clear saat ini? Minta solusinya Mas….

  10. Sekarang saya jadi anak yg penyendiri Krn saya dijauhi oleh teman saya tanpa alasan yg jelas, perbuatannya udh kelewatan Krn dia selalu menyebar gosip yg ga bener bgt tentang saya, mengejeknya keterlaluan, yg paling parah dia udh merusak nama baik keluarga saya dan saya pun hrs menanggung malu. Saya ngga akan maafin dia dan dia bukan teman sy lg!! Dia hrs dikasih pelajaran yg setimpal!

    • Comment: sebenarnya saya memang tidak suka bergaul dengan anak yg suka mabok
      sering kali aku ditawarin
      aku. Bilang aku ngga mau cukup terimakasih saja.
      Dan alasanya apa gitu sehingga membuat mereka sangat membenciku. seakan saat ada aku lagi bekerja persis deket denganya. Yg aku maksud cuma 2 orang tetangga rumah lagi, aku selalu di sindir. di cuekin. ngga diajak ngobrol. Sering juga kalo aku ada butuh sama mereka aku sering di bentak2
      ia bilang katanya hanya becanda
      seakan aku malu. Diperlakukan seperti ini di depan pekerja / kariyawan yang lain.
      Katanya bilang aku cuma becanda
      jangan baper dong
      tingkahnya aneh lah pokoknya
      kadang baik. Kadang engga. Hadeeh jadi pusing saya ngadepinya
      dan satu lagi saya memang ngga suka sama yang namanya berantem. Aku disini merantau cari kebutuhan bukan cari lawan. Dan
      Aku lebih memilih damai
      dan akhur
      sekian begitu saja keluhan nasibku. Yg sehari hari di perantauan.
      Kasih saranyanya dong boss..??

  11. Posisi saya adalah pembuat obar masalah dan banyak yang membenci saya dan tidak ada yang menegur saya .. tapi saya sangat merasa bersalah pada mereka yang mempunyai hati yang baik .. dan saya yang hatinya tidak baik .. mereka mampu menjaga silatuhrahmi pada saya . Tapi saya malah menjauh pada mereka karena tidak mau kalau saya menjadi bagian yang selalu merugikan mereka . 😭😭

  12. Sedang terjadi pada saya, saya orang yang pendiam tapi saat ada tetangga yang gak menghargai saya, saya marah marah, dan ternyata semua tetangga kiri kanan saya marah, karena saya marah sama orang tsb, karena orang tsb orang lama dikampung ini… posisinya saya yang di dzolimi tapi semua tetangga malah marah dan gak Negor saya. Ya otomatis dong saya jg gak Negor mereka… apakah sikap saya ini salah?

  13. Menurut pengalaman aku pada saat saya disekolah saya hanya memiliki satu kawan smp..yg duduk sebangku di kelas smk lalu teman saya membawa honda dan saya pulang dgn mereka tidak taunya beberapa bulan kemudian.. Teman saya sudah terkena guna guna dan di saat itu sahabat ku kurang open sama saya.saya sangat sedih dan teman teman yg lainya malah ikut benci kepada saya.. Pada saat saya naik kelas 2smk saya dibeliin honda baru lalu semua orang yg benci kepada saya mereka semunya berteman baik kepada saya..lalu mereka minta maaf kepada saya dan sayapun tolak percuma perminta maaffan mereka semua

    Jadi intinya orang atau teman dia hanya mau barang yg kita miliki jangam salah sangka terhadap semuanya dan jgn terkecoh juga ya 😉

  14. Lha aku dibenci + dicuekin + diabaikan sama 1 orang temen, inisial X. Gara2 aku panik pagi2 terus ngespam + misscall ke dia cuma perkara boncengan. Aku disuruh boncengin orang yg “overload” buatku dan niatku tukeran pasangan boncengan. Kita mau survey ke tempat tinggi ceritanya dan aku ada trauma juga. Aku minta X kuboncengin biar yg “overload” diboncengin pak ketua. Dia udah bilang gamau, tapi pikiranku masih belum clear gt. Abis itu tiba2 sadar, kenapa aku ga izin ga ikutan aja biar beres.buru2 minta maaf. AKU PUN GA NYINGGUNG. Lewat chat dan lewat langsung, ternyata dijawab iya cuma bete. Hari ke hari, sikapnya dingin ke aku, cuekin aku, mangkir dari aku. Sakit ati banget, dan nangis gamau makan sampai bolos. Ya aku dah minta maaf 2x stlh minta maaf pertama itu, dan penuh penyesalan dan janji ga ganggu. Tiap aku chat ga bales tapi chat grup sama orang lain dibales, aku muncul di grup dia pergi, capek main kucing2an. Sertifikat acara apapun sama dia, aku ga dibuatin. Dokumentasiin aku ga mau.

    Aku dah sampai trauma liat dia dan ketemu dia. Sumpah. Demi apapun aku sampai psikolog dan diterapi, ya walaupun depresiku berkurang tapi takutku sama dia ga berkurang. Mau nyapa dan sudah kulakukan cuma dapat respon yg buat sakit hati. Tiap ada rapat organisasi yg ada dia, jadi takut datang. Ya aku tau temenku bukan cuma dia seorang. Baru sekali ini ada temen ga maafin dan dendam sama aku cuma perkara sepele, perkara spam, perkara boncengan. CAPEK BANGET.

  15. Saya sudah lama banget di benci oleh orang2 yang aku kenal. orang2 itu benci pada saya karena melihat wajah saya yang terilhat jutek-sinis , setiap wajah-mata saya melirik mereka nyangka nya marah. bagaimana ya cara menghadapi dan menyelesaikan masalah ini ?.
    padahal saya ini bila melihat hanya biasa2 saja , dan tidak ada niat untuk menunjukan ekspresi wajah jutek-sinis.
    saya pun sempat bilang ke mereka, ” bahwa wajah saya ini memang seperti ini “. hingga berulang2 kali. mereka tetap saja tak mau mendengar. 🙁 🙁

  16. Aku dibenci oleh pacarnya mantan, padahal aku udh bner2 nglupain kjdian dlu yg mgkin mmbuat pacarnya mantan benci, pdhl aku ngga prnah pnya musuh dmnpun dg siapapun, aku pngen bgtt mrka itu biasa aja sm aku tp kita tdk bisa memaksakan khndak org lain tp stdkanya jgn anggap aku musuh gtu krna dihatiku gada niat jelek k mrka. Bagaimana aku menyikapinya?😭

  17. Dulu saya merasa tidak punya musuh. namun sekarang satu per satu diperlihatkan. Belajar terus bagaimana menyikapinya dan menemukan solusinya.

  18. Mas bocah….sy mau mnt saran nh…kan katanya kita hrs memghargain org yg membenci kt…gmn sebaliknya jika kt yg membenci dia…tlg jawab…trm.ksh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here